Warga Ungkap Kronologi Pengamen Tewas dengan Luka Tusuk di Bekasi

Rabu 01 Jan 2025, 20:37 WIB
Warga menunjukkan lokasi penemuan pria diduga pengamen tewas di Jalan Khairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 1 Januari 2025. (Foto: Ihsan Fahmi)

Warga menunjukkan lokasi penemuan pria diduga pengamen tewas di Jalan Khairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 1 Januari 2025. (Foto: Ihsan Fahmi)

POSKOTA.CO.ID – Penemuan seorang pengamen tergeletak dengan luka tusuk di bagian perut menggegerkan warga Jalan Khairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Warga menceritakan awal kejadian penemuan pengamen yang akhirnya tewas tersebut.

"Iya benar, korbannya pria (diduga pengamen) lukanya usus terburai. Tapi kalau identitas, kita gak tahu dah," kata Rizky saat dijumpai di lokasi, Rabu, 1 Januari 2025.

Dari informasi yang ia dapat, insiden penusukan tersebut terjadi pada Selasa pagi, 31 Desember 2024, sekira pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Pengamen Tewas dengan Luka Tusuk di Bekasi

Korban saat itu tergeletak di pinggir jalan sambil menahan sakit akibat luka tusukan.

"Jadi awalnya, ada petugas irigasi nemuin, korban terlihat sempat masih bisa bernafas lah, nah itu ditemuin ditengah-tengah jalan ini, geletak-geletak," katanya.

Di lokasi tidak ada benda berharga lainnya yang tertinggal, ceceran darah pun tak terlihat saat itu.

"Enggak ada benda lain, adanya gerobak, enggak tahu punya siapa. Kalau ceceran darah kayaknya enggak ada," ucap dia.

Rizky yang merupakan petugas parkir di salah satu rumah makan tidak jauh dari TKP mengatakan, pada Selasa pagi polisi sudah banyak yang berdatangan.

Ia melihat polisi yang berjumlah enam orang langsung memeriksa sekeliling lokasi untuk memperoleh petunjuk.

"Saya kan datang jam 11 nih markirin, polisi udah ramai di lokasi, nah mereka cek-cek keadaan sini dah, tapi saya kurang tahu apa aja," ungkapnya.

Rizky menyebut, terdapat CCTV di samping tempat warung makan, tetapi tidak menyorot ke arah jalan.

Sehingga, tak diketahui siapa pelaku yang menusuk pria diduga pengamen tersebut.

"Korban katanya langsung dibawa ke rumah sakit ya, tapi pas diantar korban udah meninggal," ucap Rizky.

Selama dua tahun bekerja sebagai petugas parkir rumah makan, peristiwa ini merupakan yang baru pertama kali terjadi.

Dia mengakui jika orang-orang seperti pengamen atau pemulung memang kerap berlalu lalang melintasi lokasi.

Menurutnya, situasi di sekitar lokasi pada waktu pagi dan malam hari memang tergolong sepi, hanya kendaraan motor dan mobil saja yang melintas.

"Disini memang rada sepi, paling lalu lalang kendaraan aja. Ini baru pertama kali kejadian, kita juga kaget," kata dia.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu, AKP Ompi Indovina turut membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, dugannya korban merupakan pengamen, kondisi luka pada perut dengan kondisi usus (bagian kanan) terburai," kata Ompi.

Jasad korban saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

"Kita masih nunggu hasil autopsinya, sekaligus masih mendalami pengembangan kasusnya," ujar dia.


Berita Terkait


News Update