Misalnya, jika Anda pernah mendaftar di platform yang tidak terpercaya, nomor HP Anda mungkin telah masuk ke dalam database yang rentan dicuri. Dari sinilah pinjol ilegal mendapatkan akses.
3. Pemanfaatan Data oleh Pihak Ketiga
Pinjol ilegal juga sering bekerja sama dengan oknum yang memiliki akses ke data pribadi. Hal ini dapat melibatkan pelanggaran hukum, seperti pencurian data oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki akses ke sistem operator telekomunikasi, toko online, atau layanan lainnya.
Oknum semacam ini dapat menjual data Anda kepada pinjol ilegal, yang kemudian menggunakannya untuk menghubungi Anda tanpa izin.
4. Pemalsuan Identitas atau NIK
Beberapa pinjol ilegal menggunakan identitas palsu untuk mengajukan pinjaman, termasuk dengan mencantumkan nomor telepon acak sebagai kontak darurat.
Akibatnya, Anda yang tidak tahu apa-apa bisa menjadi sasaran teror pinjol ilegal karena dianggap terlibat.
Dengan mengetahui cara pinjol ilegal mendapatkan nomor HP seseorang, Anda dapat lebih waspada dan mengambil langkah untuk melindungi diri.
