Menurutnya orang-orang tersebut justru bisa membeli mobil hingga berfoya-foya.
"Orang-orang yang nggak berhak bisa beli dua mobil sekaligus, gitar mahal, foya-foya," tutur Fanny.
Berbeda dengan kondisi sang pencipta lagu, lanjutnya, yang kini justru hidupnya harus mengontrak di Jogja dengan atap jebol.
"Sedangkan pencipta lagu Asma masih ngontrak di Jogja, mana atapnya jebol lagi," lanjutnya.
Wanita berambut panjang tersebut menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan nominal yang didapatnya.
Ia hanya menyayangkan bahwa mereka serakah dan tidak memiliki hati nurani.
"Bukan nominal yang ku garis bawahi, tapi nurani kalian," katanya.
"Band-band-an kok serakah, nggak keren blas," tambah Fanny Soegi.
Kini ia pun mengaku tidak takut ancaman dengan buka suara soal hal tersebut. (*)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.
