JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikannya sudah mulai mencairkan Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I 2024 bulan Juli sejak tanggal 4 Juli 2024. Dibawah tulisan ini akan dijelaskan besaran dan tahapan pencairannya dengan lengkap.
Dikutip melalui akun Instagram resmi Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, dana KJP Plus bulan 2024 akan disalurkan kepada 460.143 peserta didik.
"Pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 bulan Juli gelombang I dilaksanakan mulai 4 Juli 2024,"dikutip dari akun Instagram Disdik DKI, Minggu 7 Juli 2024.
Pada unggahan tersebut dijelaskan bahwa penggunaan biaya rutin tunai maksimal Rp 100.000 per bulan. Lalu sisa biaya rutin dan berkala bisa digunakan secara non tunai setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik.
Program KJP Plus akan diberikan untuk para siswa mulai dari SD hingga SMA/SMK yang akan disalurkan melalui rekening Bank DKI Jakarta.
Cara Cek Penerima KJP
Jika Anda ingin melihat apakah Anda termasuk sebagai salah satu penerima bantuan KJP, Anda dapat mengeceknya dengan cara berikut:
1. Akses laman resmi https://kjp.jakarta.go.id/kjp/
2. Masukkan NIK KTP pelajar
3. Pilih tahun 2024 dan tahap penyaluran yang relevan
4. Selanjutnya klik ”Cek” dan tunggu informasi pengumuman yang muncul
5. Syarat Penerima KJP Plus
Untuk memenuhi syarat sebagai penerima KJP Plus, calon peserta harus memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:
1. Berusia antara 6 hingga 21 tahun.
2. Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Negeri atau Swasta di Provinsi DKI Jakarta.
3. Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk dan berdomisili di DKI Jakarta.
4. Memenuhi salah satu kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial, seperti:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Anak yang tinggal di panti sosial
- Anak penyandang disabilitas
- Anak dari penyandang disabilitas
- Anak dari pengemudi Jaklingo yang mengemudikan Mikrotrans
- Anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta, atau
- Anak yang tidak sekolah dan sudah kembali bersekolah.
Untuk pencairan KJP plus terbaru, ada klasifikasi pencairan dana bantuan berdasarkan klaster penerima jenjang mulai dari SD hingga SMA dan SMK Swasta serta diterima melalui PPDB.
Mengenai besaran KJP Plus untuk setiap tingkatan jenjang pendidikannya seperti ini:
1. SD/SDLB/MI
- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan.
- Biaya personal dengan total Rp250 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp135ribu dan biaya berkala Rp115ribu
2. SMP/SMPLB/MTs
- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan.
- Biaya personal dengan total Rp300 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.
3. SMA/SMALB/MA
- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan.
- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.
4. SMK
- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per bulan.
- Biaya personal dengan total Rp450 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.
5. Peserta PKBM
- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.
Dalam hal ini KJP Plus merupakan program bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu anak dari kalangan tidak mampu menuntaskan pendidikan wajib belajar selama 12 tahun.
Untuk pencairan KJP plus terbaru, ada klasifikasi pencairan dana bantuan berdasarkan klaster penerima jenjang mulai dari SD hingga SMA dan SMK Swasta serta diterima melalui PPDB.
