Atasi Kemacetan, Dishub DKI Benahi Transportasi Publik Hingga Rekayasa Lalin

Kamis 04 Apr 2024, 14:41 WIB
Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (Poskota/Pandi)

Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (Poskota/Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berbenah mengatasi kemacetan lalulintas (lalin) yang masih menghantui ibukota.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan mengatasi kemacetan yakni memperbaiki fasilitas transportasi publik.

"Pembangunan angkutan umum massal terus diperbaiki, peningkatan kualitas dan kuantitas layanan Transjakarta juga diperbaiki, termasuk Mikrotrans," katanya kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 4 April 2024.

Selain itu, arus lalin juga dilakukan perbaikan, di antaranya melakukan sejumlah penutupan jalan putar balik (u-turn).

Salah satu u-turn yang dilalukan penutupan yakni di Jalan KH Mas Mansyur, Karet, Jakarta Pusat.

Syafrin menyebut jika penutupan u-turn sejauh ini efektif mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.

"Dari hasil evaluasi kami, saat ini cukup baik ya. Jadi biasanya yang pagi terjadi kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut, tapi dari kemarin kita cek pada pukul 7 (pagi) sudah antre sampai ke Sudirman, sekarang antrean tidak terjadi lagi," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kemacetan horor terjadi di Ibukota Jakarta, pasca hujan besar melanda. Terdapat sejumlah genangan air diduga menjadi salah satu penyebab kemacetan yang sangat parah terjadi.

Berdasarkan pantauan Pos Kota usai selesai hujan lebat mengguyur Kota Jakarta sekitar pukul 15.30 WIB, terdapat sejumlah genangan air di beberapa titik daerah Jakarta Selatan.

Titik-titik genangan air yang ada di Jalan Wijaya 1 terdapat genangan berasal dari luapan air dalam selokan dan di daerah campung sawah (campus), Tendean, Pondok Karya, banjir hingga semata kaki orang dewasa.

Selain itu juga genangan juga terjadi di Jalan Sepat, Kebagusan, Jakarta Selatan.

Hal ini berdampak membuat sejumlah jalan utama daerah Jakarta Selatan alami kemacetan horor.

"Macet parah mulai dari Tendean hingga mengarah ke Blok M. Meski ada polisi kemacetan tidak bisa dibendung," ujar Arif seorang pengendara motor.

Senada diutarakan Ria wanita asal Depok ini juga merasakan hal yang sama. Ia menyebut Jalan Prapanca-Antasari mengarah ke TB Simatupang macet parah sampai motor tidak bergerak.

"Parah macetnya ini mah dari lampu merah Wijaya sampai lampu merah Kemang ditempuh sampai sejam. Biasa cuman 15-20 menit jika macet normalnya," tutupnya. (Pandi)

Dapatkan berita pilihan editor dan informasi menarik lainnya di saluran WhatsApp resmi Poskota.co.id. GABUNG DI SINI


News Update