JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bantuan kemanusian senilai Rp5 Miliar untuk rakyat Palestina disalurkan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).
Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan Nahdhlatul Ulama yang dibangun bersama seluruh donatur.
“Ini (bantuan) bentuk solidaritas kemanusiaan dari NU dan masyarakat Indonesia secara umum. Kami pun mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh donatur jaringan NU dan LAZISNU se-dunia. Semua penyumbang yang menitipkan amanah bantuan kemanusiaannya untuk Palestina," ungkap Habib Ali Hasan melalui keterangannya, Selasa (12/12/2023).
Habib Ali pun mengingatkan situasi di Palestina merupakan masalah kemanusiaan, sehingga LAZISNU terus memastikan agar bantuan kemanusiaan yang dihimpun dapat benar-benar sampai ke rakyat Palestina.
“LAZISNU terus memastikan bahwa bantuan-bantuan itu sampai kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam keadaan sulit dan menjadi korban kemanusiaan di sana. Kemudian saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa sampai saat ini kita harus terus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Habib Muhammad Hilal Al-Aidid mengatakan, pihaknya telah bertemu langsung dengan Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Al-Thayyib pada Senin (27/11/2023).
Pertemuan ini dilakukan dalam rangka penyaluran bantuan untuk Gaza melalui Bayt Zakat wa as-Shadaqat Mesir.
Habib Hilal Al-Aidid mengatakan, selama negara Palestina masih terjajah oleh Israel, selama itu juga PBNU tidak akan berhenti memperjuangkan hak kemerdekaan negara dan bangsa Palestina.
“Kami berharap segenap negara yang mendukung kemerdekaan negara Palestina untuk menekan Israel agar menghentikan agresi militer serta penjajahan di tanah Palestina,” ujar Habib Hilal.
Habib Hilal juga menegaskan bahwa Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia mendukung penuh kemerdekaan negara Palestina, karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa serta penjajahan harus segera dihapuskan.
“PBNU berkomitmen memperjuangkan hak-hak dan nilai kehormatan kemanusiaan,” imbuhnya.
