KPAI Minta Sekolah Terbuka Terkait Siswa SMP Tewas Jatuh di Cengkareng

Selasa 10 Okt 2023, 20:34 WIB
Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah. (Pandi)

Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah. (Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kasus tewasnya pelajar SMP usai terjun bebas dari lantai empat sekolahnya di Cengkareng.

Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah berharap agar pihak sekolah terbuka jika memang ditemukan adanya dugaan kelalaian dalam insiden mau tersebut.

Menurutnya, hal tersebut sebagai evaluasi sekaligus pembelajaran bagi semua pihak.

"Kalau saya menemukan bukti-bukti adanya kelalaian, ini harus tetap disampaikan sebagai pembelajaran publik," katanya kepada wartawan, Selasa (10/10/2023).

KPAI juga mengevaluasi pihak sekolah terkait mekanisme belajar mengajar. Termasuk saat jam istirahat siswa telah tiba.

"Kemudian bagaimana pengawasan ketika istirahat, iya kan. Karena semua civitas sekolah memang istirahat pada jam itu," kata Maryati.

"Nah, ini juga apakah perlu ada reformasi di dalam sekolah. Bahwa kalau di saat istirahat pun ada piket, tetap anak-anak ini dipantau," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pelajar berinisial DR (16) tewas terjatuh dari lantai empat sekolahnya di SMP Negeri 132, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (9/10/2023) pagi.

Pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama tersebut terjatuh saat jam istirahat. Korban dan temannya hendak merokok saat jam istirahat.

Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan, kejadian bermula ketika korban dan teman-temannya sedang istirahat sekolah.

Mereka menuju ke salah satu ruang kelas di lantai empat dan mencoba membuka jendela dan memanjat. Tujuan para pelajar keluar lewat jendela jelas ingin merokok.


Berita Terkait


News Update