Polisi Buka Rekam Jejak Mustofa Pelaku Penembakan di MUI, Pistol dari Polhut dan Beraksi Sejak 1997

Jumat 05 Mei 2023, 17:16 WIB
Rekam jejak pelaku penembakan di MUI diungkap Polda Metro Jaya. Foto: Tangkapan layar.

Rekam jejak pelaku penembakan di MUI diungkap Polda Metro Jaya. Foto: Tangkapan layar.

"Jadi sebenarnya Jakarta cuma ujungnya saja. Di Lampung sudah sering dia sampaikan aspirasinya agar mendapat pengakuan sebagai nabi," katanya.

Soal keterangan dia tak bisa menggunakan komputer namun menulis surat, ternyata dilakukan dengan menggunakan jasa rental di dekat rumah yang berjarak hanya 100 meter. Ada dua surat yang diketik, dan satu suratnya dia bayar Rp 5 ribu sebagai upah jasa.

Asal Usul Senjata Ternyata dari Oknum Polhut

Sementara terkait asal usul senjata yang digunakan pelaku penembakan di MUI, ternyata dibeli dari seorang pria berinisial H. Senjata yang digunakan ternyata cukup berbahaya, karena tidak beredar dan tak memiliki izin alias airgun serta tak ada payung hukumnya di Indonesia.

Senjata itu dilarang karena sifatnya yang berbahaya dan menggunakan peluru berbahan metal. Apalagi jika airgun itu dimodifikasi, maka akan jadi senjata sangat berbahaya.

Untuk kesehatan, Polisi menyebut bahwa Mustofa sudah diidentifikasi memiliki riwayat sakit. Ini sejalan dengan temuan di TKP di mana ditemukan beberapa jenis obat.

"Dan rekam medisnya kami sudah dapatkan dari wilayah tempat tinggalnya, ternyata koniseten dengan hasil autopsi Bidokkes dan Kedokteran Forensik," kata Hengki.

Dalam waktu dekat, Polisi menyatakan bakal menetapkan tiga orang tersangka, yang terdiri dari oknum Polisi Hutan, guru honorer, dan swasta berkaitan dengan asal usul senjata. Namun ketiganya tidak ada kaitannya dengan aksi teror penembakan di MUI.


Berita Terkait


News Update