Obrolan Warteg: Menyambut Belanja Politik

Jumat 03 Mar 2023, 08:48 WIB

MENJELANG pemilu akan banyak dana yang dikeluarkan parpol dan caleg untuk kegiatan belanja politik, mulai dari sosialisasi hingga masa kampanye.

Ini akan meningkatkan konsumsi masyarakat yang dapat berkontribusi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional seperti dikatakan Aviliani, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef).

“Kita sambut belanja politik itu Bro, semoga membawa berkah bagi kita,” kata Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan Yudi di warteg milik Ayu Bahari.

“Gimana  cara menyambutnya. Belanja politik itu kan untuk keperluan kampanye, misalnya cetak kaos, bikin spanduk dan umbul – umbul,” kata Yudi.

“Apa kita bikin EO untuk posko pengerahan massa kampanye,” ujar Heri memberi ide.

“Boleh juga ide kamu. Jadi siapapun parpol, caleg yang mau kampanye kita bisa mengkoordinir dan menyiapkan massanya,” kata Yudi.

“Itu berisiko. Mengurusi massa kampanye tak semudah seperti kalian pikirkan. Mending buka usaha sampingan terima order sablon,cetak brosur, spanduk dan umbul-umbul saja,” saran mas Bro.

“Itu juga harus pakai modal untuk peralatan produksi. Kecuali hanya menerima order untuk diteruskan kepada usaha dimaksud,” ujar Yudi.

“Berarti peningkatan belanja politik akan lebih banyak dinikmati kalangan  menengah ke atas, sementara rakyat kelas bawah seperti kita hanya menyaksikan hiruk pikuknya saja,” urai mas Bro.

“Ada yang paling mudah dilakukan. Ikut setiap ada kampanye, siapapun yang kampanye. Tidak usah pilih-pilih parpol dan caleg dari mana,” ujar Yudi.

“Itu juga nggak baik mas. Mending kita buka posko terima pesanan nasi bungkus kampanye. Lumayan kan bisa meningkatkan omset penjualan warteg kita. Asal bayar di muka,” ujar Ayu Bahari, pemilik warteg.

“Mari kita bikin brosur promo warteg kita,” ujar mas Bro. (jokles)


News Update