JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Inner child merupakan bagian yang menggambarkan sifat dan sikap seseorang yang terbentuk dari pengalaman masa kecil, entah pengalaman baik atau buruk.
Masa kecil yang dipenuhi hal baik akan memiliki pengalaman yang menyenangkan, serta akan memberikan energi positif yang terbawa hingga dewasa.
Berbeda jika saat masa kecil memiliki pengalaman buruk, energi yang diberikan cenderung negatif sehingga bisa membuat luka batin atau trauma yang membekas sampai anak tumbuh menjadi dewasa.
Inner child yang terluka, jika tidak segera diatasi akan memberikan dampak negatif yang dapat mempengaruhi perkembangan diri anak.
Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dipahami apa saja penyebab anak mengalami inner child.
Penyebab anak mengalami inner child disebabkan oleh beberapa masalah, seperti kehilangan orangtua dan keluarga dekat, kekerasan fisik, bullying, perpecahan dalam keluarga, kekerasan dalam rumah tangga, terpisah dari keluarga, serta kekerasan seksual.
Jika penyebab di atas membuat anak memiliki luka bahkan menyebabkan rasa trauma. Mengutip dari beberapa sumber, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
1. Melakukan kegiatan yang menyenangkan
Melakukan aktivitas atau hobi yang disukai dapat membantu untuk melupakan masalah sejenak yang sedang di hadapi. Selain itu, dengan melakukan aktivitas yang disukai dapat membangkitkan energi yang positif di dalam diri.
2. Memahami hal yang terjadi di dalam diri
Anak dengan inner child yang terluka cenderung lebih memendam atau menunjukkan rasa kemarahan, kecemasan, kekecewaan, atau ketakutan berlebih dama situasi yang berkaitan dengan pemicu yang membuatnya terluuka.
Tidak semua anak memahami apa yang terjadi pada inner child dalam dirinya. Oleh karena itu, jika merasa kesulitan untuk mengenali penyebab dan memahami perasaan negatif yang kerap muncul, disarankan untuk mencari pertolongan dengan psikolog atau psikiater.
3. Meditasi
Meditasi bisa menjadi metode yang bagus untuk membuka diri. Hal ini dikarenakan meditasi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, baik fisik maupun mental.
Meditasi mampu meningkatkan kesadaran diri yang penuh perhatian, mengajari untuk lebih memperhatikan perasaan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, meditasi juga mampu membantu diri menjadi lebih nyaman dengan emosi yang tidak diinginkan serta membantu berlatih mengakui perasaan yang muncul dalam hidup.
4. Mengembalikan keceriaan masa kecil
Ketika mulai dewasa, tanggung jawab datang dengan banyak. Meskipun begitu, tetap tak terlepas relaksasi dan kesenangan untuk tetap hadir saat memasuki usia dewasa.
Hal ini dikarenakan relaksasi dan kesenangan merupakan dua kompenen penting dari kesehatan mental yang baik.
Jika saat kecil tidak memiliki pengalaman yang positif, buatlah hubungan dengan sisi yang menyenangkan dan luangkan waktu untuk bersenang-senang karena dapat membantu menyembuhkan rasa sakit akibat kehilangan apa yang dibutuhkan sebagai seorang anak.
