GUBERNUR Anies Baswedan telah mengadakan perubahan istilah untuk nama rumah sakit menjadi rumah sehat. Hal itu diberlakukan untuk lingkup DKI Jakarta.
Namun, di sisi lain, di luar soal sakit dan sehat tersebut, tidak kosong begitu saja. Di internal lingkup masing-masing rumah sehat umum daerah, pasti berubah tetek bengeknye.
Perubahan oleh Anies itu untuk struktur ke atas, tetap bernama rumah sakit, karena di pusat belum ada perubahan, misalnya untuk rujukan.
Di luar itu, aspek non rumah sakit dan rumah sehat secara lembaga itu, langsung dirasakan orang banyak, yakni soal Bahasa Indonesia.
Kalau kita cari kata rumah sakit sudah jelas ada di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terbitan resmi pemerintah, yakni oleh lembaga Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Secara linguistik, rumah sakit merupakan kata majemuk, yakni kata ini memliki dua kata, tetapi satu pengertian. Kata ini ditemukan di dalam KBBI, di Kamus Umum Bahasa Indonesia himpunan pakar bahasa W.J.S. Poerwadarminta (1986), kata rumah sakit juga bisa ditemukan.
Untuk kata rumah sehat, di dalam kamus-kamus belum bisa ditemukan. Secara umum mungkin ada pihak yang memakai istilah rumah sehat, tetapi bukan dalam arti kata itu seperti kata rumah sakit yang merupakan kata majemuk yang sudah lazim dan ditemukan di dalam KBBI.
Gubernur Anies memang mengganti nama, penjenamaan (branding) rumah sakit menjadi rumah sehat, namun dalam acuan masyarakat, terutama dikaitkan dengan Bahasa Indonesia, masih tetap terpaku dengan istilah rumah sakit.
Karena rumah sehat dari Gubernur Anies Baswedan merupakan seperangkat pengertian dan menjadi istilah teknis, kemudian dioperasionalkan, baik secara administratif, medis, (dan mungkin lanjutannya hukum), apakah kemudian perlu ‘dipatenkan’ dan dimasukkan ke dalam KBBI sebagai istilah baku atau kosa kata Bahasa Indonesia? Atau karuskan merombak kamus kita yakni KBBI?
Yang berlaku bagi Badan Bahasa selama ini, penyerapan istilah tidak serta merta langsung beritu saja bisa masuk menjadi istilah. Kata baru yang diserap, ada sejumlah syarat, pendapat-pendapat yang beredar menyatakan, kata tersebut sudah lazim digunakan sekian lama, oleh luasan kalangan, bahkan sampai sebaran sejumlah suku bangsa.
Kalau kita cek ke dalam kamus, misalnya di kbbi.web.id, di sana dijelaskan lema kata rumah sakit. Tapi tidak ditemukan lema rumah sehat. Di dalam kbbi.web.id disebutkan pengertian rumah sakit, dan pengertian terkait lainnya, sebagai berikut:
rumah sakit /ru·mah sa·kit /n 1 gedung tempat merawat orang sakit; 2 gedung tempat menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi berbagai masalah kesehatan;
-- bersalin, rumah sakit yang khusus melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yang akan melahirkan, dan kesehatan anak di bawah usia lima tahun: dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak dibangunlah -- bersalin;
-- jiwa,rumah sakit yang khusus merawat orang yang sakit jiwa: orang gila zaman dahulu banyak yang dipasung, tetapi sekarang telah banyak yang dibawa ke -- jiwa;
-- kanker rumah sakit yang khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker;
-- ketergantungan obat rumah sakit yang khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yang tergantung pada obat-obat terlarang;
-- khusus rumah sakit yang memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit;
-- mata rumah sakit yang khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata;
-- rujukan rumah sakit yang ditetapkan menjadikan rujukan sebagai komponen dalam sistem pelayanan kesehatan;
-- terbang tempat perawatan orang yang sakit, berupa pesawat terbang berisi perlengkapan medis lengkap dengan dokter dan perawatnya;
-- umum rumah sakit yang memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yang dilengkapi dengan dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yang mengidap penyakit yang beraneka macam.
Nah, semua ini sudah detil menjadi kosa kata yang ada di dalam KBBI. Kalau sekarang di DKI istilahnya rumah sehat, apakah bisa langsung kata rumah sehat itu dilekatkan dengan sejumlah kata yang mengikuti kata rumah sakit tersebut?
Misalnya, rumah sakit jiwa, rumah sakit mata, menjadi rumah sehat jiwa, rumah sakit mata.
Sebelum, berbicara menjad kosa kata, memang sebaiknya melihat dulu perubahan yang terjadi di DKI Jakarta tersebut. Mungkin di sana sudah ada sebutan-sebutan atau istilah-istilah baru yang mulai diterapkan.
Tinjauan ini untuk perkembangan peristilahan, toh rezim kita juga kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Kementerian Kesehatan. (winotoAnung)
