Lantas, unggahan ini ditimpali oleh netizen dengan akun @Romijuliwanda. "Penilaiannya kan pada langkah2, & hasilnya Om?! Dari situ istilah "beb lum" itu muncul. Agenda sih, dari dulu udah seabrek-abrek. hehe," ungkap @Romijuliwanda..
Saiful Mujani pun menanggapi pendapat itu, dengan di awal menyatakan setuju.
"Setuju. setidaknya ikn dasar legalnya udah. eksekutifnya udah ditunjuk. udah mulai kerja. kita lihat perkembangannya. g20 terlihat sangat serius di bawah bayang2 gagal karena perang. kita lihat. buat apa semua itu kalau lame duck," tambah @saiful_mujani.
Kemudian terjadi dialog lagi. Kali ini muncul tanggapan dari Tara Taufiqur Rahman (@tara_tr) yang mengemukakan pertanyaan singkat tapi cerdas. "Terus jadi alasan 3 periode?
"Napsu. jangan. soal jabatan presiden ini pengalaman kita baru dikit. sebaiknya belajar ke yng udah ratusan tahun, AS. misalnya presiden reagan, clinton, obama diakui sukses dan ada ya g ngomporin agar amandemen uud spy bisa nambah. tapi mereka bilang, no way! bijak ditiru," sambung @saiful_mujani. (/win)
