Syafrin menjelaskan lanskap transportasi publik di Jakarta saat ini mempercepat program elektrifikasi untuk menuju Jakarta menjadi kota nol emisi.
Syafrin berkata, komitmen Jakarta dalam mencapai emisi nol pada 2050 ditunjukkan melalui Peraturan Gubernur 09/2021 tentang rencana aksi dalam pengembangan karbon rendah (low carbon).
"Oleh karena itu, kami implementasi transportasi tidak bermotor, MRT, LRT, BRT, kendaraan listrik, dan kewajiban penggunaan biofuel adalah praktik berkelanjutan yang perlu kita dorong dan realisasikan saat ini juga,“ pungkasnya. (yono)
