Luangkan Waktu Untuk Tidur Sebentar
Mark Rosekind, Ph.D., seorang ahli manajemen keletihan yang juga memimpin program manajemen keletihan untuk National Aeronautics and Space Administration (NASA), menyampaikan bahwa penangkal untuk yang kurang tidur, ya tidur.
Dalam penelitiannya, pilot dalam penerbangan transpasifik yang tidur sebentar dalam rata-rata 26 menit memiliki penyimpangan kinerja yang lebih rendah 34% dan menunjukkan tanda-tanda mengantuk setengahnya.
Kemudian menurut David Dinges, Ph.D., menjelaskan, bahwa tidur sebentar selama 10 menit saja ada manfaatnya.
Menurut David, otak Anda akan cepat bergerak menuju gelombang tidur yang lambat.
Namun, jika durasi tidur lebih lama yaitu sekitar 40-45 menit, kemungkinan Anda akan merasa pening waktu bangun.
Hal ini disebut inersia tidur dan terjadi ketika seseorang terbangun dari tidur dalam. (Ibriza Fasti Ifhami)
