Diralat! Wagub DKI Pastikan Tidak Ada Penyekatan di Jakarta saat Libur Nataru

Minggu 12 Des 2021, 13:50 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat menghadiri kegiatan di Balai Budaya Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12/2021). (foto: poskota/cr10)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat menghadiri kegiatan di Balai Budaya Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12/2021). (foto: poskota/cr10)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria sempat mengatakan bahwa sekalipun PPKM Level 3 dibatalkan, Pemprov DKI Jakarta akan tetap memberlakukan upaya pembatasan sesuai kapasitasnya, misalnya penyesuaian pada jam operasional.

Langkah tersebut, ujar dia, diambil guna memastikan tidak adanya lagi kasus peningkatan penularan Covid-19 di wilayah Jakarta. Terlebih dengan kemunculan  Covid-19 varian baru Omicron.

Namun, pada Minggu (12/12/2021) siang, Ariza meralat pernyataan tersebut dengan mengatakan tidak akan ada penyekatan di wilayah-wilayah Jakarta pada saat pemberlakuan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 yang direncanakan berlangsung pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Soal Nataru kita sudah menyiapkan beberapa program-program. Dan insyaallah tidak ada penyekatan," kata Riza kepada awak media di Balai Budaya Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12/2021) siang.

Meski tidak ada penyekatan di Jakarta, Ariza melanjutkan, Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama TNI-Polri akan mendirikan pos-pos pelayanan yang tersebar di beberapa titik wilayah di Ibu Kota.

"Insyaallah tidak ada penyekatan. Yang ada akan didirikan pos-pos pelayanan yang didirikan oleh Pemprov, Dishub, Polda Metro dan TNI," ujarnya.

Terkait dengan aturan perjalanan, tutur dia, masih tetap mengikuti intruksi dari Pemerintah Pusat.

Lihat juga video "Dishub Evaluasi Waktu Kerja Pengemudi Transjakarta Akibat Rentetan Kecelakaan". (youtube/poskota tv)

Kendati demikian, ia memastikan untuk perjalanan di daerah-daerah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, aturan perjalanan akan disesuaikan atau bahkan ditiadakan.

"Ya selama ini kan sudah ada aturan dan ketentuannya ya untuk perjalanan jauh ke luar kota kan sudah ada aturannya. Tapi kalau di daerah-daerah penyangga Insyaallah tidak ada," imbuh dia.

"Namun, meski tidak ada penyekatan di Jakarta. Saya tetap mengimbau dan meminta masyarakat Jakarta untuk sangat-sangat memperhatikan anjuran protokol kesehatan di mana pun berada," pungkasnya. (cr10)


Berita Terkait


News Update