P3T_LPPM Unsoed Gelar Webinar Nasional Tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Food Loss and Waste (FLW) di Indonesia

Kamis 11 Nov 2021, 23:52 WIB
Ir. Arifin Rudiyanto. (dokumen unsoed)

Ir. Arifin Rudiyanto. (dokumen unsoed)

PURWOKERTO, POSKOTA.CO.ID - Pusat Pengembangan dan Penerapan Teknologi (P3T), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengadakan Webinar Nasional Seri Ke-3, pada Kamis (11/11/2021).

Webinar Nasional mengangkat topik berjudul "Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Food Loss and Waste (FLW) di Indonesia".

Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui FISIP TV, dengan aplikasi Zoom Meeting dan streaming yotube P3T_LPPM Universitas Jenderal Soedirman.

"Webinar kali ini ditujukan untuk memberikan informasi dan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat secara umum dan kolega serta mitra pengguna teknologi hasil inovasi perguruan tinggi secara khusus tentang pengelolaan Food Loss and Waste di Indonesia," kata Dr. Santi Dwi Astuti, Ketua Pelaksana Webinar Nasional P3T_LPPM Unsoed.

Bappenas melaporkan bahwa Isu FLW merupakan salah satu Goal dalam SDG, khususnya SDG 12.3 yang menyatakan bahwa pada tahun 2030, ditargetkan untuk mengurangi separuh dari food waste per kapita di tingkat ritel dan konsumen serta mengurangi food loss di tahap produksi dan sepanjang rantai pasok, termasuk kehilangan pasca panen.

"Menurut studi yang dilakukan oleh EIU, pada tahun 2016, Indonesia menghasilkan sampah makanan sebesar hampir 300 kg sampah makanan per orang setiap tahunnya. Berdasarkan data KLHK, 40,3% timbunan sampah Indonesia pada tahun 2020 merupakan sampah makanan. Selanjutnya menurut WWF, 11% emisi gas rumah kaca dunia yang berasal dari sistem pangan dapat dikurangi jika kita dapat mengelola sampah dengan bijak dan bertanggung jawab, inilah latar belakang masalahnya diadakan webinar dengan tema tersebut," tambah Dr. Santi Dwi Astuti.

Berdasarkan laporan GFSI yang mengukur ketahanan pangan di beberapa negara, menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-65 dari 113 negara, berada di bawah Negara ASEAN lainnya. 

Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Dr. Ir. V. Prihanato, MSi. (dokumen unsoed)

Pada webinar ini, terdiri dari beberapa narasumber diantaranya Ir. Arifin Rudiyanto, M.Sc., Ph.D (Deputi Bidang Kemaritiman &  SDA Kementerian PPN/ Bappenas) yang menyampaikan paparan dengan Tema: RPJMN 2020-2024 sebagai Landasan Pembangunan pengelolaan Pangan Nasional Berbasis Korporasi Petani dan Nelayan.

Ir. Andries Sibarani, MBA (Direktur Kemitraan Tanri Abeng University) yang menyampaikan paparan dengan Tema: BUMR sebagai Konsep Note Desain Bisnis dan Spasial Pengelolaan Kawasan Pangan Zero Waste dan Loss.

Prof Dr. Ir. Yandra Arkeman, M.Eng. (Guru Besar TIN dan Peneliti AI, IPB) yang menyampaiman paparan dengan tema: Implementasi AI untuk Mereduksi FLW di Level Hulu (On Farm).


Berita Terkait


News Update