Sementara itu, Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi menerangkan, pihak inafis bersama tim DVI sebelumnya juga telah melakukan proses pemeriksaan dengan menyamakam sidik jari terhadap beberapa jenazah yang ada.
Alhasil ditemukan pada salah satu kantong mayat berisi jenazah dengan nomor 041 2001 berhasil diambil sidik jarinya dan selanjutnya dilakukan penelusuruan terhadap database sidik jari yang didapat dan diselaraskan dengan data dari Dukcapil.
"Kami memeriksa secara manual dan kami menemukan 12 titik kesamaan dari sidik jari jempol kanan. Ini sudah memenuhi saran identik 12 titik. Berati secata saintifik ini bisa diyakini kebenarannya bahwa itu identik sidik jarinya," kata Mashudi. (cr-05)
