Bentrok Geng Narkoba Diduga jadi Pemicu Kebakaran Lapas Tangerang, Ini Kata Menkumham Yasonna

Kamis 09 Sep 2021, 18:11 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly saat menjenguk narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (foto: veronica prasetio)

Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly saat menjenguk narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (foto: veronica prasetio)

Dirinya mengaku menyerahkan sepenuhnya hasil penyelidikan oleh petugas kepolisian.

Apalagi saat ini tim Kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Serahkan ini kepada polisi untuk mencari tahu penyebab. Karena saya yang ada di lapangan dan saya bertugas di sini. Saya pikir itu dugaan, tapi namanya musibah, kapan saja bisa terjadi," jelas dia. 

Viktor mengaku saat ini pihak kepolisian juga sudah membawa beberapa barang yang diduga menjadi penyebab kebakaran.

"Kabel-kabel yang dibawa, temuan, TKP, itu kabel yang berantakan, yang di bawah, yang tersusun, pada saat kondisi ditemukan di lapangan. Mungkin mereka buat instalasi mungkin buat mereka nyolong listrik, mungkin nyolong pemanas air, ini kehidupan Napi," ujarnya.

Senada dengannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran.

Kombes Yusri menegaskan, pemeriksaan masih terus dilakukan di Puslabfor dengan mengumpukan semua bukti.

“Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan, hasilnya akan kami sampaikan setelah selesai pemeriksaan,” tukasnya. 

 Sebanyak 22 orang saksi terkait kasus kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang pun telah diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya. 

Video Dokter ICU Sebut Korban Terbakar di Lapas Meninggal Akibat Gangguan Multi Organ. (youtube/poskota tv)

Kombes Yusri mengatakan 22 saksi yang diperiksa tersebut terbagi menjadi tiga klaster berbeda.

"Klaster pertama adalah petugas yang bertugas pada saat itu. Kedua adalah klaster warga binaan yang selamat ada 73 orang selamat, ada beberapa kita lakukan pemeriksaan. Kemudian ada aklaster pendamping warga binaan, kita lakukan pemeriksaan," ucapnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (9/9/2021). (kontributor tangerang/veronica prasetio)


Berita Terkait


News Update