JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hasil survei elektabilitas Prabowo Subianto yang kini menjabat menteri pertahanan masih tinggi di angka 18,3 persen.
Demikian hasil survei oleh Parameter Politik Indonesia.
Kemudian di posisi kedua Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan angka 16,5 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan angka 15,1 persen.
Pengamat politik dari Universitas A-Azhar Indonesia Dr Ujang Komarudin menilai perolehan angka elektabilitas Prabowo di bawah 20 persen belum mencerminkan keunggulan.
"Lain halnya kalau elektabilitas Prabowo mendapatkan di atas 60 - 70 persen bisa dikatakan aman, apalagi Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 masih jauh, sehingga kemungkinan bisa berubah," ujar Ujang yang juga direktur eksekutif Indonesia Political Review.
Namun demikian, Ujang yang dihubungi di Jakarta, Minggu (6/6/2021) mengakui bahwa hasil survei sekarang ini menunjukkan Prabowo paling tinggi dibandingkan Ganjar dan Anies.
Ia menilai mengapa Prabowo paling tinggi elektabilitasnya karena selama ini dia orang yang sudah tiga kali mengikuti kontestan Pilpres dalam kurun waktu 15 tahun meskipun semuanya kalah.
"Itu artinya ingatan publik tinggi selalu kepada Prabowo yang mengikuti Pilpres dari mulai 2009, 2014 dan 2019. Jadi bukan persoalan kinerja sebagai menteri pertahanan tapi karena ingatan publik semata. Prabowo yang paling dikenal ," kata Ujang.
Ia menambahkan berbeda dengan Anies dan Ganjar, misalnya, Anies Baswedan yang elektabilitasnya masuk tiga besar karena faktor kinerjnya yang menjadi perhatian media massa.
Sedangkan Ganjar, menurut Ujang, dirinya melihat kepada persoalan yang muncul belakangan ini di masyarakat antara Puan Maharani dengan Ganjar.
"Persoalan ini bisa mendorong simpati masyarakat kepada Ganjar yang menimbulkan kesan telah dizolimi," Ujang menandaskan.
Ia mencontohkan kasus yang menimpa Partai Demokrat dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dizolimi kubu Moeldoko, sehingga mendorong peningkatan elektabilitas Demokrat dan AHY.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Parayitno mengungkapkan, pada simulasi 15 nama calon presiden, elektabilitas Prabowo berada di angka 18,3 persen, disusul oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (16,5 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (15,1 persen).
"Jadi kalau bicara tentang elektabilitas calon presiden, Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selalu menempati tiga besar yang secara konsisten mereka juga menunjukkan satu persaingan yang saat ini belum satu pun ada di antara mereka yang terlempar dari tiga besar," kata Adi dalam rilis survei, Sabtu (5/6/2021). (johara)
