Update Corona RI Per Rabu (5/5/2021), Kasus Kematian Melonjak di atas 200 Orang

Rabu 05 Mei 2021, 17:30 WIB
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (ist)

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (ist)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Kasus positif harian Covid-19 per hari Rabu (5/5/2021) bertambah sebanyak 5.285 orang, sehingga secara kumulatif menjadi 1.691.658.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per hari Rabu (5/5/2021), ada pula penambahan kasus sembuh sebanyak 5.943 orang sehingga total menjadi 1.691.658.

Namun kabar duka juga masih datang dari mereka yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19, yang kembali melonjak 201 orang per Rabu (5/5/2021). Sehingga secara kumulatif menjadi 46.349.

Kabar gembira datang dari angka kesembuhan per Rabu (5/5/2021) yang bertambah sebanyak 5.943 orang, sehingga kumulatif menjadi 1.547.092.

Ada lima provinsi yang mengalami penambahan kasus tertinggi yakni, Jawa Barat masih diurutan pertama dengan penambahan 995 orang.

Kemudian DKI Jakarta di posisi kedua dengan penambahan sebanyak 845 orang, disusul Riau bertambah terus 570 orang, Jawa Tengah bertambah 530 dan Jawa Timur bertambah sebanyak 271 orang.

KASUS AKTIF MENINGKAT

Sedangkan Satgas Penanganan (Covid-19) memberi perhatian lebih pada perkembangan kasus aktif pada 1 minggu terakhir. Sebab itu, pemerintah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan sedini mungkin.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangannya Rabu (5/5/2021).

"Perlu menjadi perhatian bersama adalah perkembangan pada minggu terakhir, yaitu periode 23 April sampai 1 Mei 2021. Pada periode tersebut, jumlah kesembuhan tidak lagi lebih tinggi dari jumlah kasus positif baru," terang Wiku.

Data menunjukkan dalam periode tersebut, jumlah kesembuhan cenderung mengalami penurunan seiring dengan penambahan kasus positif baru. Hal ini menjadi penyebab angka kasus aktif Indonesia cukup stagnan dan tidak lagi mengalami penurunan yang signifikan.

Jika melihat kembali pada awal Februari lalu, kasus aktif di Indonesia terus mengalami penurunan secara signifikan. Hal ini dapat terjadi karena kesembuhan lebih tinggi jumlahnya daripada kasus positif baru.

Keadaan ini bertahan hingga tanggal 22 April 2021, dimana pada minggu tersebut terjadi penurunan kasus aktif 6.841 kasus, yang berkontribusi terhadap penurunan persentase kasus aktif nasional.

Apabila penularan di tengah masyarakat kembali tinggi, membuat kasus positif semakin tinggi dan kasus aktif pun juga dapat kembali meningkat.

Dan penting untuk diketahui, bahwa terjadinya penularan di tengah-tengah masyarakat membutuhkan waktu lebih cepat ketimbang menyembuhkan seorang pasien.

Untuk itu, lanjut Wiku, masyarakat dan pemerintah daerah diminta kembali meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan menghindari bepergian untuk menekan penularan di tengah masyarakat. (johara)


News Update