Keadaan ini bertahan hingga tanggal 22 April 2021, dimana pada minggu tersebut terjadi penurunan kasus aktif 6.841 kasus, yang berkontribusi terhadap penurunan persentase kasus aktif nasional.
Apabila penularan di tengah masyarakat kembali tinggi, membuat kasus positif semakin tinggi dan kasus aktif pun juga dapat kembali meningkat.
Dan penting untuk diketahui, bahwa terjadinya penularan di tengah-tengah masyarakat membutuhkan waktu lebih cepat ketimbang menyembuhkan seorang pasien.
Untuk itu, lanjut Wiku, masyarakat dan pemerintah daerah diminta kembali meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan menghindari bepergian untuk menekan penularan di tengah masyarakat. (johara)
