LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Warga Kabupaten Lebak harus bersiap-siap untuk merogoh kocek yang lebih dalam lagi jika ingin membeli daging sapi.
Pasalnya, komiditas daging sapi di Lebak diprediksi akan mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau lebaran nanti.
Menurut Kepala Bidang Perdagangan, pada Disperindag Lebak Dedi Setiawan. Dikatakannya, harga komoditas daging sapi naik menyusul dengan adanya peningkatan konsumsi daging sapi di masyarakat.
"Saat ini harganya masih Rp130 ribu pekilogramnya, namun kemungkinan bakall naik jadi Rp135 ribu, Rp140 ribu, bahkan bisa sampai jadi Rp180 ribu perkilonya, " kata Dedi kepada Pos Kota di ruang kerjanya, Rabu (05/05/2021).
Dedi mengungkapkan, kenaikan harga daging sapi sendiri menjadi hal yang lumrah atau biasa terjadi jika menjelang hari hari besar seperti Lebaran nanti.
"Iya itu menjadi hal yang lumrah bagi pedagang, tapi tidak bagi masyarakat yang merasa keberatan akan tinggi nya harga daging tersebut, " ungkap Dedi.
Dikatakanya, untuk mencegah adanya lonjakan harga yang mencekik masyarakat, Disperindag sendiri kini tengah berkoordinasi dengan Bulog Subdirve Lebak-Pandeglang untuk menggelar operasi pasar khusus daging.
Operasi pasar itu akan dilakukan di setiap rumah pangan kita (RPK) yang ada disetiap Kecamatan di Kabupaten Lebak. Jadi tidak akan dilakukan secara terpusat, namun hanya disejumlah RPK saja.
"Hal itu dilakukan mengingat kondisi Pandemi Covid-19 ini yang menganjurkan kita untuk menghindari adanya kerumunan," ujarnya.
Dirinya berharap, operasi pasar itu akan dapat menjaga kestabilan harga pasar, sehingga lonjakan harga pada komoditas daging sapi itu dapat dicegah. (Kontributor Banten/Yusuf Permana)
