"Alhamdulilah semua kegiatan berjalan. Hasilnya dipasarkan ke pegawai, penduduk dan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut Ia mengungkapkan, produk unggulan yang hasilnya setiap hari sudah dapat dinikmati yaitu dari beternak ayam.
"Saat ini ayam yang diternak sebanyak 200 ekor. Per hari menghasilkan 150 butir telur," katanya
Baca juga: Keren, WBP Lapas Rangkasbitung Buat Karya Gitar Akustik Berkualitas Tinggi
Selain, beternak telur, narapidana juga sudah nemiliki keahlian memproduksi pavingblock. Per harinya sudah menghasilkan 200-250 buah.
"Untuk paving block lumayan banyak yang pesan. Saat ini sedang memproduksi pesanan Rutan Pandeglang, dan lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Banten dan La Tansa," katanya.
Banyaknya pesanan dan merasakan hasilnya diharapkan dapat memotivasi dan membantu narapidana setelah bebas nanti memiliki pekerjaan baik buka usaha sendiri maupun bekerja dengan orang lain.
"Dari pemantauan dilakukan hasil dari program asimilasi ini narapidana ada yang mengapliksikan setelah bebas mencetak paving block di rumahnya. Ada juga yang bertani, beternak, dan mencari pekerjaan dengan pengalaman itu," katanya.
Baca juga: Rayakan Tahun Baru, Napi di Lapas Narkotika Jakarta Diberi Kejutan
Program asmiliasi bertujuan agar para barapidana dapat kembali berbaur dengan masyarakat serta menjadi enterpreneur.
"Sehingga setelah bebas tidak sampai menjadi pengangguran," katanya. (yusuf permana/kontributor/ys)
