Kasus Positif Covid-29 Tambah 8.000-an, Jumlah Wilayah Zona Merah Jadi 76 Kabupaten/Kota

Jumat 01 Jan 2021, 07:38 WIB
Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

JAKARTA, POSKOTA. CO ID – Penambahan kasus positif Covid-19 terus meningkat drastis, bahkan kemarin  penambahannya di atas 8.000 Orang. Itu menunjukkan bahwa masih terjadi penularan di tengah masyarakat.

Pada hari Kamis (31/12 /2020) ada penambahan sebanyak 8.074 orang,  sehingga secara nasional menjadi 743.198 orang. 

Demikian disampaikan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Kamis (31 /12 /2020).

Baca juga: Dua Awak Bus Positif Corona, Kepala Upas: Petugas Kenakan APD Level 3 Masih Kena, Ini Bukti Ganasnya Covid-19

Sedangkan mereka yang wafat akibat Covid-19 per hari Kamis (31 /12 /2020) bertambah sebanyak 194 orang, sehingga secara nasional menjadi 22.138 orang. 

Untuk pasien sembuh juga bertambah sebanyak 4.356 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 611.097 orang. 

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan peta zonasi risiko tingkat kabupaten/kota pekan ini masih menjadi catatan. 

Baca juga: Jokowi: Kita Semua Mencatat 2020 Jadi Tahun Ujian Amat Berat Akibat Pandemi Covid-19

Ia  menyayangkan daerah masuk zona merah atau risiko tinggi bertambah jumlahnya.

"Pada minggu ini terjadi peningkatan yang cukup tinggi pada zona risiko tinggi. Jika pada minggu sebelumnnya (zona merah) terdapat 60 kabupaten/kota, pada minggu ini angkanya bertambah menjadi 76 kabupaten/kota," jelas Wiku dalam keterangannya update perkembangan Covid-19. 

Meskipun daerah zona oranye atau risiko sedang menurun, dari 378 pekan lalu menjadi 377 pekan ini,  yang masih disayangkan ialah pada zona kuning atau risiko rendah jumlahnya berkurang.

Baca juga: Persiapan Vaksinasi Covid-19, Menlu: Indonesia Berupaya Mengamankan Suplai Vaksin untuk Penuhi Kebutuhan

Jika minggu sebelumnya 64, pekan ini menjadi 48 kabupaten/kota. Lalu pada daerah zona hijau tidak ada kasus baru dan tidak terdampak jumlahnya  tetap yaitu masing-masing 8 daerah. 

Meskipun daerah zona hijau tidak ada perubahan jumlahnya, namun Wiku meminta meningkatnya zona merah perlu menjadi bahan evaluasi untuk masing-masing daerah.

Karena jika dilihat sejak Minggu pertama November, angka cenderung meningkat. Hal ini selaras dengan peningkatan kasus aktif, kasus positif dan kasus meninggal. 

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Melihat lebih rinci pada awal November, jumlah zona merah hanya berjumlah 19 dari 314 kabupaten/kota. Pekan ini angkanya meningkat drastis menjadi 76 kabupaten/kota.

“Ini menandakan risiko penularan di tingkat kabupaten/kota mengalami perkembangan ke arah yang tidak baik. Mohon perbaiki zona daerahnya dengan cara meningkatkan disiplin protokol kesehatan," tegas Wiku. (johara/tri)


Berita Terkait


News Update