JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan beberapa program kerja dalam menanggulangi banjir di Ibukota, hingga 5 tahun ke depan.
Beberapa program kerja tersebut diantaranya melakukan revitalisasi rumah pompa, pengadaan pompa apung dan pompa mobile, pengerukan waduk dan kali (Grebek lumpur), hingga membuat sumur resapan.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf menyampaikan, 90 persen dari 178 rumah pompa di DKI sudah siap beroperasi menghadapi musim penghujan. Dirinya mengungkapkan, 10 persen rumah pompa sedang dalam tahap perbaikan.
"Karena memang masa pemiliharaan, pompa itu kayak seperti mobil, kilometer 20 ribu harus diservis, kilometer 50 ribu harus diservis. Jadi, pemiliharaan gitu, sekarang 90 persen yang sudah siap beroperasi, yang pompa stasioner, yang diam, yang ada di rumah-rumah pompa," ungkapnya, Rabu (11/11/2020).
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Korban Banjir di Jakarta Bakal Ditampung di Hotel
Juaini juga mengungkapkan, tahun ini pihaknya sudah mengadakan pompa mobile sebanyak 19 unit dan 65 unit pompa apung untuk menunjang kinerja Dinas SDA dalam menanggulangi banjir di Ibukota.
Sedangkan pembangunan polder dan waduk, dirinya mengungkapkan, akan dikerjakan di awal tahun 2021. Di akhir tahun ini, paling lambat bulan Desember akan dilakukan lelang untuk pembangunan polder atau waduk.
"Di bulan Januari atau februaru 2021 kalau ada pemenang lelangnya baru kita kerjakan karena kan multiyears, 5 tahun," jelasnya.
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Rumah Warga di Jatimelati Bekasi Kebanjiran
Sementara untuk pembuatan sumur resapan atau vertikal drainase ditargetkan pada tahun ini sekitar 5000 titik.
Selain itu program Grebek lumpur yang digagasnya telah menyelesaikan pengerukan di beberapa waduk dan kali.
