JAKARTA - Setelah vakum selama kurang lebih tiga bulan, angkutan umum Jak Lingko akan kembali beroperasi mulai 1 Juli mendatang. Namun hanya 50 persennya saja yang beroperasi mengingat situasi dan kondisinya masih masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.
Ketua Umum Koperasi Wahana Kalpika (KWK), Taufik Azhar mengatakan, sejak 23 Maret lalu, seluruh angkutan Jak Linkonya yang berjumlah 1.101 armada, tidak beroperasi lagi. Karena kebijakan dari Dinas Perhubungan DKI mengatur demikian.
Namun rencananya mulai 1 Juli mendatang, akan beroperasi kembali. Akan tetapi hanya 50 persen atau 600 armada. Tentunya saat beroperasi nanti akan mengedepankan protokol kesehatan.
"Mulai 1 Juli Jak Linko beroperasi kembali namun baru 50 persennya. Kita berharap kondisinya ormal kembali, COVID cepat berlalu sehingga kehidupan pun normal kembali," kata Taufik, usai Rapat Anggota Tahunan (RAT) KWK di kantor pusat KWK di Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (25/6/2020).
Menurut Taufik yang juga anggota Komisi B DPRD DKI ini, saat ini tengah menyiapkan pembatas di setiap bangku armada Jak Lingko dan hand sanitizer. Agar saat beroperasi tetap menjalankan protokol kesehatan.
Sementara,mengenai kegiatan RAT KWK dilakukan secara virtual. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Kecil Menengah DKI, Nurhidayat.
Dalam RAT ini ada peningkatan Sisa hasil Usaha (SHU) sekitar 50,2 perse. Yakni dari Rp 563 menjadi Rp 847 juta. Peningkatan ini diharapkan terus terjadi setiap tahunnya agar kesejahteraan anggota koperasi yang berjumlah 4.809 lebih meningkat.
Sementara itu, Kabid Koperasi Dinas PPKUKM DKI, Nurhidayat menambahkan, diharapkan KWK sebagai salah satu operator Jak Lingko dapat lebih berinovasi dalam pengelolaan koperasi. Sehingga dapat tumbuh kembang dan berperan aktif untuk berkontribusi bagi pembangunan sosial ekonomi masyarakat.
"KWK salah satu oprator Jak Lingko, tentunya laporan keuangannya setiap tahun telah diaudit kantor akuntan publik. Kita apresiasi pengurus KWK yang telah melakukan audit eksternal terhadap laporan keuangan," kata Nurhidayat.
Menurutnya, keberadaan Jak Lingko ini sangat dibutuhkan masyarakat. Karena moda transportasi ini aman dan nyaman bagi masyarakat. Armada ini juga terkoneksi langsung dengan Trans Jakarta. Karenanya ia mengimbau agar KWK tetap menjaga kebersamaan dan meningkatkan profesionalismenya dalam mengoperasikan armada Jak Lingkonya.(ruh)
600 Armada Jak Lingko Bakal Kembali Angkut Penumpang Mulai 1 Juli
Kamis 25 Jun 2020, 15:52 WIB

Editor
Guruh Nara Persada Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
OLAHRAGA
Justin Hubner Pilih Bertahan di Fortuna Sittard, Tolak Tawaran Fantastis Persija demi Karier di Eropa
OLAHRAGA
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026, Duel Penentu Tiket Semifinal Bisa Ditonton Gratis di TV
JAKARTA RAYA
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri Saat Hendak Salat, Polisi Ungkap Motif Pelaku
HIBURAN
Renegade Immortal Movie 2 Kapan Rilis? Ini Bocoran Jadwal Tayang dan Jalan Cerita Battle of Immortal Slayer
JAKARTA RAYA
Polda Metro Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Personel hingga Peralatan SAR Dicek
OTOMOTIF
Solusi Hemat BBM, Ini Pilihan Mobil Hybrid Suzuki yang Siap Menemani Berbagai Kebutuhan Keluarga Indonesia