Soal Wagub, Jangan Molor Lagi

Kamis 26 Sep 2019, 06:06 WIB

AWAL tahun 2020, kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang setahun lebih dibiarkan kosong melompong bakal terisi. Kepastian itu lantaran adanya garansi dari DPRD paling lambat Desember tahun ini wagub pengganti Sandiaga Uno sudah terpilih. Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta yang nota bene ‘penguasa’ atau pemilik kursi anggota Dewan terbanyak melalui Gembong Warsono, ketuanya, mendukung dua calon wagub yang sudah diajukan dua partai pengusung. Dua calon wagub yang diusung Partai Gerinda dan PKS adalah dua kader terbaik PKS yakni Agung Yulianto dan Akhmad Syaikhu. Sejauh ini dua tokoh itu sudah diajukan ke internal partai pengusung dan lolos uji kelayakan. Prosedur pemilihan wakil gubernur yang disusun Dewan sudah hampir selesai. Kabarnya tata tertib sebagai sandaran pemilihan orang nomor dua di lingkungan Pemprov DKI Jakarta juga tinggal pengesahan. Sinyal segera terisinya kursi wagub tentu saja disambut positif publik, terutama warga Jakarta. Dengan terisinya pendamping Gubernur Anies Baswedan diharapkan roda pemerintahan DKI bisa lebih berputar kencang. Anies ‘menjomblo’ alias kerja tanpa wagub sejak Sandiaga Uno meninggalkan kursi DKI 2 atau tepatnya 27 Agustus 2018 lalu. Pengusaha sukses itu mundur lantaran fokus kampanye sebagai calon wakil presiden mendampingi Calon Presiden Prabowo Subianto. Meski tidak ada batasan untuk pemilihan wagub pengganti Sandiaga, tetapi kosongnya kursi wagub selama setahun lebih tergolong cukup lama sehingga sedikit banyak mempengaruhi kerja Anies. Anies yang dalam melaksanakan tugas seharusnya bisa dibantu atau berbagai dengan wagub, terpaksa dikerjakan sendirian. Tak heran bila dalam setiap kesempatan dia berharap DPRD segera memilh wagub. Linier dengan Anies, warga Jakarta pun berharap kursi wagub secepatnya terisi. Mereka tidak ingin pemilihan wagub molor lagi. Publik telah mencatat paling lambat Desember 2019 pemiihan wagub sudah bisa digelar. Kita tunggu, semoga tidak molor lagi. @*


News Update