Siapa Wajah di Balik Topeng?

Kamis 25 Jul 2019, 06:20 WIB

TOPENG. Topeng banyak yang mengartikan macam-macam sesuai dengan situasi dan kondisi atau sikon. Manusia, itu sebenarnya punya banyak sekali topeng. Topeng pelakon.  Jadi kapan dia mau jadi apa? Mau jadi orang yang lemah lembut, garang, pesimis atau ambisius? Tinggal pilih, ambil topeng yang diinginkan dan kenakan. Tapi, jangan terlalu lama bersembunyi di balik topeng? “ Bukalah topengmu!” pinta Ariel. Ya, nggak kepingin ngomong soal topeng yang berkaitan dengan dunia psikologis manusia. Hanya sedikit saja mau melihat kenyataan bahwa banyak topeng, ya topeng asli yang dibuat dari kayu, kulit, kertas dll. Apakah itu lucu atau seram yang digunakan oleh segelintir orang untuk mencari nafkah. Tegasnya, mengamen atau minta-mintalah. Seorang lelaki atau perempuan mengenakan topeng, keliling kampung dari pintu ke pintu, dengan  perlengkapan tambahan, kecrekan atau alat karaoke? Jelas di sini topeng satu dari alat untuk meunutupi diri sang pengemis. Dia merasa malu, jika membuka wajahnya? Apalagi pengemis bertopeng itu masih muda. Bisa juga menyembunyikan wajahnya karena  mereka takut ketahuan orang yang dia kenal. Ya, pokoknya macam-macam alasan. Topeng, kalau lucu dan unik, bisa menghibur sasaran warga yang didatangi. Tapi, jika topeng itu seram, maka akan menjadi persoalan, karena banyak anak-anak balita yang  menjerit-jerit ketakutan! Bukan itu saja, warga juga banyak yang curiga, karena nggak tahu wajah yang ada di balik topeng? Tidak ingin mengganggu para pengais rezeki  yang mengamen dengan topeng ini. Silakan saja. Tapi, cobalah dikemas dengan baik. Lihat saja misalnya, ada barongsai, ondel-ondel ,yang pada dasarnya itu juga topeng. Tapi, ketika mereka hadir sangat mengibur. Apa para pejabat juga mengenakan topeng? Tak ada rasa malu merampok uang rakyat.  Terlalu! (massoes)


News Update