LILIK Yuliantoro, 29, memang punya semangat baja. Dengan bekal seadanya dia siap jalan kaki Yogyakarta-Jakarta. Bukan karena dia tak punya uang untuk beli tiket bis atau KA, tapi sengaja untuk menggantikan nadzar Amien Rais yang sejak tahun 2014 tak kunjung dipenuhi. Inilah sindiran tajam anak muda, atas nadzar politik bapak reformasi. Yang namanya nadzar adalah janji yang harus ditepati, sejumlah ayat Qur’an menguatkan hal itu. Jika tidak ditepati, hukumnya dosa. Tapi jika tidak mampu, bisa diganti dengan: 1. Memberi makan kepada sepuluh orang miskin, atau 2. Memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin, atau 3. Memerdekakan satu orang budak. Tersebutlah, bapak reformasi Amien Rais yang pada Pilpres 2014 bergabung ke kubu KMP (Koalisi Merah Putih) pendukung Capres Prabowo, bernadzar siap jalan kaki Yogyakarta – Jakarta jika Jokowi sampai terpilih jadi presiden. Malaikat dan rakyat mencatat nadzar tersebut. Namun kenyataannya, ketika Jokowi terpilih, sampai habis masa jabatan periode pertama, Amien Rais juga tak membayar nadzar itu. Sampai pernah kejadian seseorang bernama Giman yang juga bernadzar jalan kaki Malang-Jakarta di September 2014, nyamperin Amien Rais di Yogya untuk jalan kaki bareng ke Jakarta. Tapi tak ketemu. Politisi PAN sebetulnya sudah menjelaskan, itu semua hanya guyonan politik sesepuh PAN. Tapi sebetulnya, siapa tahu Amin Rais telah mengganti nadzar itu dengan cara lain seperti yang disebut di atas. Cuma, Amien Rais tak mau publikasi. Menyantuni fakir miskin kok semua orang harus tahu, riya namanya. Adalah anak muda dari Blora, Lilik Yuliantoro, tergerak hatinya untuk menggantikan nadzar Amien Rais itu. Dia kasihan, begitu banyak orang menagih janji ke bapak reformasi, tapi kok tak kunjung ditepati. Maka sejak 22 Juli lalu, dengan mengucap bismillah Lilik mulai menapaki jalan raya Yogyakarta-Jakarta. Dia hanya membawa ransel, uang Rp 50.000 dan tentu saja semangat yang membara. Dia punya target sampai di Jakarta 17 Agustus pas peringatan HUT ke-74 RI. Dia berharap, kalau bisa bertemu Prabowo dan Amien Rais. Dia ingin mempersembahkan wayang Patih Sengkuni kepada bapak reformasi itu. Wayangnya memang belum dibeli, karena akan disiapkan sambil jalan. Tapi inilah sindiran tajam anak muda milenial, atas janji pemimpin-pemimpin pendahulunya. – (gunarso ts)
Jalan Kaki Yogyakarta – Jakarta, Gaya Lilik Menyindir Amien Rais
Kamis 25 Jul 2019, 07:58 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
HIBURAN
Profil dan Pendidikan Amanda Rigby, Aktris yang Dikabarkan Akan Menikah dengan Andre Taulany
JAKARTA RAYA
Video Rekaman CCTV Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City Viral, Tampang Pelaku Terungkap
OLAHRAGA
KLIK Link Live Streaming Voli Putri Indonesia vs Nepal di Asian Games 2026 Sore Ini, Mulai Jam 17.20 WIB