GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat memahami situasi psikologi anak yang baru pertama masuk sekolah. Kepedulian ini diterapkan dengan memberikan dispensasi kepada pegawainya yang akan mengantar anaknya di hari pertama masuk sekolah. Pegawai boleh masuk kerja mulai pukul 09:30 selesai mengantar anaknya ke sekolah pada Senin, 15 Juli 2019 ( hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2019/2020). Tentu saja kelonggaran masuk kerja dilakukan sesuai prosedur. Harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada atasannya sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 54/SS/2019 tentang Izin mengantar anak sekolah pada hari pertama sekolah yang ditandatangani Sekda DKI Jakarta, Saefullah. Kebijakan ini patut diapresiasi karena bertujuan membangun interaksi antara orangtua dan guru. Di sisi lain memberi kenyamanan kepada anak didik dalam berinterkasi dengan lingkungan di luar rumah. Tak jarang, situasi agak merepotkan terjadi di hari pertama sekolah. Tak sedikit anak nangis ketika mau ditinggal orangtuanya. Kadang orangtua terpaksa ikut ‘sekolah’ untuk mendamipingi putra – putrinya di hari pertama sekolah. Dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh menyalahkan anak, kemudian meninggalkan begitu saja yang bisa membuat trauma bagi si anak. Pada hari pertama sekolah, hendaknya diciptakan situasi yang menyenangkan, sebuah suasana yang membuat anak menjadi ceria dan merasa bahagia di lingkungan barunya. Bukan menciptakan rasa takut dan asing bagi si anak yang dapat mempengaruhi psikologi anak dalam proses belajar di kemudian hari. Memang perlu kesabaran, tetapi situasi sulit seperti ini memang tidak lama, biasanya hanya terjadi pada tiga hari pertama, sepanjang terjalin interaksi dan komunikasi intensif antara orangtua dengan guru dan peserta didik itu sendiri. Keterlibatan orangtua secara langsung di hari pertama sekolah akan menjadi momen istimewa bagi anak, menumbuhkan kepercayaan dirinya serta menambah semangat untuk bersekolah yang pada gilirannya akan memacu prestasi. Dengan bertemunya dua pendidik, orangtua sebagai pendidik pertama di rumah dan guru, pendidik di sekolah akan dapat terjalin interasi positif untuk mengembangkan seluruh potensi si anak. Di sisi lain dapat segera menyelesaikan jika ditemukan masalah yang menjangkit anak didiknya. Sering terdapat banyak masalah yang menimpa anak didik, tetapi tidak terdeteksi secara baik karena kurangnya komunikasi antara orangtua dan guru. Sehingga tak jarang masalah terungkap belakangan setelah menimbulkan kerugian bagi diri si anak, sekolah dan orangtuanya. Itulah sebabnya satu kunci sukses dalam dunia pendidian adalah komunikasi antara orangtua dan guru. Juga komunikasi intensif antara orangtua dengan anak, serta guru dan anak. Komunikasi tak sebatas soal pelajaran, tetapi menyangkut kemungkinan adanya problema keluarga dan lingkungan sekolah. Kembali kepada dispensasi masuk kerja bagi pegawai Pemprov DKI Jakarta pada hari pertama sekolah, yang perlu adalah pengawasan terhadap kelonggaran yang diberikan. Jangan sampai niat baik memberi dispensasi, malah disalahgunakan dengan membuka peluang kolusi jam kerja. (*).
Dispensasi Masuk Kerja Demi Anak Sekolah
Sabtu 13 Jul 2019, 06:16 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
HIBURAN
Profil dan Pendidikan Amanda Rigby, Aktris yang Dikabarkan Akan Menikah dengan Andre Taulany
JAKARTA RAYA
Video Rekaman CCTV Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City Viral, Tampang Pelaku Terungkap
OLAHRAGA
KLIK Link Live Streaming Voli Putri Indonesia vs Nepal di Asian Games 2026 Sore Ini, Mulai Jam 17.20 WIB