Pancaroba, Awas DBD

Kamis 27 Jun 2019, 07:32 WIB

  1. MEMASUKI musim pancaroba dengan cuaca hujan dan panas, penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya meningkat. Warga pun diimbau meningkatkan kewaspadaanya terhadap  melandanya penyakit akibat digigit nyamuk Aedes aegypti  itu.
Bahkan walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, memerintahkan  camat dan lurah mengantisipasi penyebaran kasus DBD tersebut.  Bukan itu saja, kader jumantik  juga diminta meningkatkan kinerjanya mengecek keberadaan jentik nyamuk di rumah-rumah warga. Apalagi hasil evaluasi pada  Mei 2019 tidak ada kelurahan di wilayah Jakarta Pusat yang bebas DBD. Artinya penyakit mematikan ini masih mengintai kehidupan warga. DBD disebabkan oleh virus Dengue. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD banyak dijumpai terutama di daerah tropis, termasuk Jakarta. Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD antara lain rendahnya kesadaran masyarakat dan kepadatan populasi nyamuk penular karena banyaknya tempat perindukan nyamuk. Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, peningkatan kasus DBD di wilayah ibukota pada 2019 terjadi antara Januari hingga Febuari. Pada Januari tercatat 989 kasus, tetapi Februari  menembus angka 1.104 kasus. Malah di Jakarta Timur, tidak hanya mengalami lonjakan dalam jumlah penderita DBD, melainkan ada korban yang meninggal akibat digigit nyamuk aedes aegypti. Merujuk kejadian itu, tidak ada salahnya bila pada musim pancaroba ini semua elemen masyarakat dan semua pihak termasuk aparat baik di tingkat kelurahan, kecamatan, walikota maupun gubernuran mewaspadai mewabahnya DBD. Putuslah mata rantai berkembang-biaknya jentik nyamuk Aedes aegypti. Jagalah kebersihan lingkungan  baik di dalam rumah maupun di luar rumah antara lain dengan  memberantas sarang dan jentik-jentik nyamuk. Gelorakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang berkembang-biaknya jentik nyamuk DBD. Terhadap DBD tidak boleh lengah. Setiap saat apalagi ketika pada  musim pancaroba, sudah seharunysa kita lebih waspada dan mengantisipasi melandanya penyakit mematikan ini. Pancaroba, awas DBD. @*

Berita Terkait


News Update