TAK hanya sembako, stok gas elpiji (LPG) perlu diantisipasi selama bulan Puasa, lebih - lebih jelang Lebaran. Kecenderungan yang hampir terjadi tiap tahun, konsumsi gas elpiji meningkat begitu memasuki bulan Puasa. Pemakaian kian meningkat jelang Lebaran dan selama libur Lebaran. Kita mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang menambah pasokan gas LPG untuk kebutuhan selama bulan Puasa dan Lebaran. Menyambut bulan suci Ramadhan, misalnya Pertamina menyiapkan 8 juta tabung LPG kemasan 3 kg, dari sebelumnya hanya 7 juta tabung. Ini langkah positif agar aktivitas memasak masyarakat tidak terganggu akibat langkanya stok LPG untuk warga kurang mampu. Tidak itu saja, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk dapat melayani kebutuhan elpiji masyarakat di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Di antaranya melalui Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2019, telah menyiapkan sebanyak 30.236 pangkalan LPG siaga, serta 1165 agen LPG PSO dan 183 agen LPG NPSO siaga di wilayah Jawa Bagian Barat sejak memasuki bulan Ramadhan tahun ini. Tujuannya tak lain agar kebutuhan elpiji dapat terpenuhi. Melihat persiapan yang begitu matang dari Pertamina, mestinya kelangkaan elpiji tidak terjadi. Jika masih ditemui kelangkaan elpji kemasan 3 kg di beberapa wilayah belakangan ini, seperti di wilayah Purwakarta, berarti masih ada yang perlu dievaluasi. Boleh jadi kelangkaan sempat terjadi karena melonjaknya pemakaian, sementara pasokan kurang kurang seimbang. Penyebab lain, elpiji subsidi diborong oleh mereka yang sebenarnya bukan tergolong warga kurang mampu. Seperti diketahui, elpiji 3 kg diperuntukkan bagi warga berpenghasilan di bawah Rp2 juta/bulan. Tetapi faktanya banyak masyarakat mampu ikut memanfaatkan elpiji subsidi. Ada juga kelangkaan elpji 3 kg karena adanya kasus pengoplosan untuk mencari keuntungan dengan jalan pintas, meski merugikan masyarakat banyak. Di sinilah perlunya kesadaran bagi mereka yang tergolong mampu untuk tidak menggunakan elpiji subsidi. Jangan ambil haknya orang lain untuk diri sendiri. Hendaknya pengendalian diri seperti mencari keuntungan secara tidak wajar, mengambil hak orang, perlu lebih ditingkatkan, apalagi di bulan Puasa ini. Kurangnya pengendalian diri tak hanya merugikan orang lain, juga dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. Dalam konteks penyelewengan penggunaan elpiji subsidi, tak hanya kian menyulitkan warga miskin untuk mendapatkannya, juga harganya berlipat. Mari kita lebih mawas diri dan kendalikan hawa nafsu demi menjaga kenyamanan bersama. (*)
Antisipasi Stok Elpiji
Rabu 15 Mei 2019, 06:35 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
HIBURAN
Profil dan Pendidikan Amanda Rigby, Aktris yang Dikabarkan Akan Menikah dengan Andre Taulany
JAKARTA RAYA
Video Rekaman CCTV Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City Viral, Tampang Pelaku Terungkap
OLAHRAGA
KLIK Link Live Streaming Voli Putri Indonesia vs Nepal di Asian Games 2026 Sore Ini, Mulai Jam 17.20 WIB