Siap Menang, Kalah No!

Senin 06 Mei 2019, 06:45 WIB

DALAM pertandingan apa saja, bagi yang kalah memang biasa. Dan bagi peserta, pun begitu adanya. Mereka harus siap menang dan juga siap kalah. Artinya, kemenangan adalah tujuan awalnya. Siapaun ingin menang, tapi lawan juga begitu, jadi jika mereka lebih baik? apa boleh buat, yang kalah ya harus legowo. Begitu. Ini terjadi di event saat ini, seperti pilpres dan pileg. Nggak bisa dielakkan lagi, bahwa semua ingin menang. Sampai dengan berbagai upaya dilakukan bahkan timbul menyalahkan ke sana ke mari, mencari ‘kambing hitam’. Seharusnya gue yang menang kalau nggak dicurangi. Seharusnya kalian kalah tapi kalian memang melakuan kecurangan secara struktur, massive dst…! Ya, pokoknya macam-macam deh. Jadi yah, kalau begitu kayaknya nggak siap untuk kalah! Nah, ada yang memang harus diperjuangkan dengan gigih, nggak boleh main-main dan harus menang. Kalau kalah? Hem, nggak usah ya. Menang, menang dan harus menang! Apa itu? O, iya, dalam ibadah bulan Ramadhan, terutama puasa sebulan penuh. Mengapa, ya karena puasa wajib itu dilakukan di bulan tersebut. Kalau mau mendapat pahala dan keberkahan hidup di dunia dan alkhirat, ya harus bisa tuntas. Artinya, buat harus tidak kalah melawan godaan setan. Apalagi, setan kan lagi diikat, jadi seharusnya, kita sudah terbantu untuk menangkan pertandingan meraih pahala ini. Jangan sampai puasa, hanya bulannya saja. Malah, ada yang di awal dan terakhir. Artinya, tengah-tengah bolong, yang disebut puasa kendang! Jadi, ya apapun harus menang. Jangan sampai kalah. Menang yes, kalah No! Nggak ada kata kalah. Kalau berarti, kalah dengan setan. Sekali lagi,harus diperjuangkan. Menang dan menang, akan meraih pahala dan berkah di hari dan bulan penuh berkah! -massoes


News Update