PESTA demokrasi pemilu Pileg dan Pilpres 2019, menyedot konsentrasi pemerintah. Padahal, ada hal penting yang kini terlupakan menyangkut ekonomi rakyat. Gonjang-ganjing politik membuat persoalan harga kebutuhan pokok serta menurunnya daya beli masyarakat seakan terlupakan. Dua pekan menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan dapur mulai melonjak naik. Gejala kenaikan harga kebutuhan pangan mulai terlihat dari naiknya harga telur ayam, cabe merah keriting dan cabe rawit, bawang merah serta bawah putih. Pantauan koran ini di beberapa pasar tradisional, kenaikan harga berkisar antara 10 persen hingga 50 persen. Kelompok sayur mayur, seperti bayam, tomat dan lainnya juga naik. Bahan pangan adalah kebutuhan yang menyangkut hajat hidup orang banyak yang tidak bisa ditunda-tunda, serta berkaitan dengan daya beli masyarakat. Naiknya harga bahan pangan, tidak bisa dipungkiri akan berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Sehingga bila tidak dikendalikan, akan membuat beban masyarakat kian berat. Fluktuasi harga bahan pangan memang sangat tajam. Penyebabnya bukan cuma bersumber pada suply dan demand saja, melainkan juga masalah distribusi, rantai pemasaran yang panjang, peran tengkulak, tata niaga yang buruk, hingga bermainnya kartel dan mafia pangan. Setiap tahun menjelang Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri gejolak kenaikan harga bahan pangan seperti rutinitas yang sulit dihindari masyarakat. Celakanya, pemerintah pun kerap gagal mengendalikan harga-harga. Stok barang mencukupi, tapi harga sulit dijangkau masyarakat. Mencegah terjadinya gejolak harga, pemerintah pusat mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog serta instansi terkait maupun pemerintah daerah harus jemput bola. Pemantauan terhadap pelaku usaha, mulai dari hulu di tingkat produsen hingga hilir di tingkat konsumen. Satgas Pangan dituntut aktif mencegah praktik kartel dalam rantai distribusi barang kebutuhan pokok dengan menurunkan intelijen guna memantau pasokan dan stok barang, serta pergerakan harga. Sehingga melonjaknya harga bisa dicegah sejak dini. Di sisi lain, pelaku penimbun barang atau pihak-pihak yang memainkan harga, harus ditindak tegas.**
Jelang Ramadhan Kendalikan Harga Pangan
Selasa 23 Apr 2019, 06:50 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
JAKARTA RAYA
Respons Senayan City Soal Viral Pria Tendang Wanita di Food Court, Ini Pernyataan Manajemen
HIBURAN
Profil dan Pendidikan Amanda Rigby, Aktris yang Dikabarkan Akan Menikah dengan Andre Taulany
JAKARTA RAYA
Video Rekaman CCTV Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City Viral, Tampang Pelaku Terungkap