Mendesak Investasi Jaringan Air Bersih

Kamis 28 Mar 2019, 06:59 WIB

MIRIS, hidup di ibukota. Meski Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta berlimpah dan kini tembus Rp89, 08 triliun, tetapi soal kebutuhan dasar warga tidak semua terpenuhi. Potret ini setidaknya tergambar dari adanya tiga kelurahan di Jakarta Utara yang hingga, 27 Maret 2019, masih kesulitan mendapatkan air bersih. Memenuhi kebutuhan hidup itu, warga di tiga kelurahan yakni Kali Baru, Kamal Buara, dan Muara Baru terpaksa membeli air pikulan. Kondisi buram ini kontan saja dikeluhkan warga. Mereka berharap Pemprov DKI Jakarta bisa segera mengatasi problem krusial yang dihadapi warga yang hidup di tiga kelurahan tersebut. Kesulitan mendapatkan air bersih bisa jadi tidak hanya dirasakan oleh warga di tiga kelurahan itu saja. Berdasarkan penelusuran, masih banyak warga di wilayah kota lainnya, terutama Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang belum tersentuh layanan air bersih. Jumlah penduduk Jakarta tercaat 10, 37 juta jiwa. Sementara sesuai dengan data, PAM Jaya melalui dua mitranya, baru bisa melayani air bersih kepada warga di bawah 70 persen dari total jumlah penduduk. Warga yang belum terlayani air bersih dari PAM Jaya itu ada dua kemungkinan, yakni karena belum ada jaringan atau mereka memang ogah berlangganan lantaran mengandalkan air tanah. Namun adanya fakta ini sudah seharusnya Pemprov DKI Jakarta membangun jaringan pipa air bersih di seluru wilayah kota, terutama yang warganya kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar tersebut. Alokasikan anggaran untuk berinventasi membangun jaringan pipa air bersih. Bila APBD yang tersedia belum mampu mengcover membangunan seluruh jaringan pipa air bersih, bisa saja dilakukan secara bertahap. Setidaknya dengan Pemprov DKI Jakarta memulai menambah membangun jaringan pipa air bersih dipastikan bisa mengurangi jumlah warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar hidup itu. Jangan sampai potret buram warga kesulitan mendapatkan air bersih dibiarkan berlarut-larut. Bukankah Gubernur Anies Baswedan saat Pilkada 2017 berjanji memajukan kotanya dan membahagiakan warganya?. Bila akses mendapatkan air bersih tersedia bukan saja meringankan beban warga dalam merenda kehidupan, tetapi juga akan mempengaruhi kebersihan lingkungannya. Inilah salah satu pekerjaan rumah sesungguhnya yang harus diselesaikan Gubernur Anies. @*


News Update