COBA ya,satu hari saja nggak ada narkoba yang beredar di dunia, atau minimal di negeri tercinta ini. Bisa bayangkan apa yang terjadi? Apa mungkin para narkobais, pecandu akan gentayangan semacam zombie? Dengan mulut meleleh mengeluarkan air liur, bisa dari mulut, hidung dan mata belel? Mereka berteriak-teriak; “Sakit, haus, lapar. Haduh tak sanggup, mana narkoba? Narkoba, narkoba, dimana engkau?” Ya, memang akan sakit bagi orang yang ketagihan barang haram tersebut. Tapi tak apalah, dari pada harus terus mengkonsumsi yang akan mangakibatkan mereka OD, dan tewas! Dan bukan satu dua orang yang mati tapi puluhan setiap harinya. Tapi itu kan baru seandainya, karena nggak mungkin kalau narkoba bisa berhenti beredar. Karena peredaran narkoba terus berlangsung. Para pengedar dengan segala cara menyebar racun tersebut, walau apa pun resikonya. Penghuni LP saja masih bisa mengedarkan narkoba. Apalagi mereka yang masih berkeliaran di luar? Mereka nggak tanggung-tanggung menebar puluhan kilogram shabu dan ribuan butir pil ekstasi ke pasaran. Padahal, petugas sudah sebegitu tegas menghadapi pelaku. Misalnya nggak segan-segan menembak mati mereka yang bandel. Tapi, para pegedar masih tetap bandel. Masyarakat luas terus berharap, narkoba sirna dari dunia ini. Karena narkorba sudah menjalar kemana-mana termasuk ke anak-anak . Sangat memprihatinkan! Para pengedar nggak berpikir bagaimana seandainya yang kena narkoba itu adalah anak-anak dan saudara mereka? Baru tahu rasa, deh! -massoes
Seandainya Narkoba Lenyap?
Rabu 27 Mar 2019, 05:06 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update