Kesiapan Menghadapi UNBK

Selasa 26 Mar 2019, 06:55 WIB

SISWA Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia kini tengah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), selama empat hari mulai 25 Maret hingga 28 Maret 2019. Di DKI Jakarta, jumlah peserta ujian mencapai 69.407 siswa, dan diselenggarakan di 578 sekolah. Sedangkan bagi siswa SMA/MA dijadwalkan mengikuti UNBK pada 1 April mendatang. Disdik DKI Jakarta menyatakan, persiapan pelaksanaan UNBK siswa baik bagi siswa SMK sudah matang baik infrastruktur maupun persiapan lainnya. Diharapkan tidak ada kendala dalam pelaksanaan UNBK. Lancarnya pelaksanaan ujian nasional menjadi harapan kita semua. Disdik DKI selaku pelaksana harus memastikan, secara teknis tak ada kendala dalam penyelenggaraan UNBK. Seperti kesiapan server, komputer, listrik serta sarana lainnya yang menjadi faktor utama kelancaran ujian nasional. Secara garis beras, tidak ada perbedaan pada Ujian Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019 dengan tahun lalu. Artinya, baik penyelenggara maupun siswa yang mengikuti ujian, sudah mengetahui kisi-kisi ujian nasional sehingga bisa melakukan persiapan maksimal. Kunci lancarnya penyelenggaraan UNBK, terletak pada dua pihak. Yaitu kesiapan infrastruktur serta kesiapan peserta. Insfrastruktur adalah hal yang sangat vital dalam penyelenggaraan ujian nasional. Jangan sampai terjadi gangguan saat ujian berlangsung, seperti komputer eror, listrik mati atau gangguan lainnya. Karena selain akan menghambat jalannya ujian, juga mempengaruhi mental siswa. Hal yang kedua, kesiapan mental peserta. Siswa yang akan mengikuti UNBK harus betul-betul mempersiapkan diri. Selama bertahun-tahun ujian nasional sering menjadi momok menakutkan bagi siswa. Mereka kerap nerves bahkan stres saat akan menghadapi ujian. Ketidaksiapan siswa bisa mempengaruhi konsentrasi saat mengerjakan soal-soal ujian, lantaran sehingga gagal meraih nilai terbaik. Soal kesiapan mental, bukan hanya siswa yang harus mempersiapkan diri. Justru peran guru dan orang tua menjadi sangat penting membantu mempersiapkan mental siswa. Selain mendorong siswa belajar lebih giat, guru dan orang tua juga wajib memastikan bahwa UNBK bukan ‘hantu’ yang menakutkan. Sehingga siswa akan lebih santai dan nyaman saat menghadapi ujian. **


News Update