Berharap Sapu yang Bersih

Sabtu 16 Feb 2019, 06:35 WIB

SERING kita dengar kata kiasan “jangan bersihkan lantai dengan sapu yang kotor”. Kata ini mengandung makna bahwa untuk membersihkan lantai yang kotor harus menggunakan sapu yang bersih. Jika sapu yang digunakan sudah kotor, maka lantai sulit dibersihkan, boleh jadi lantai bertambah kotor. Begitu juga untuk memberantas kejahatan, menindak pelanggar hukum, maka yang menindak harus “bersih “ dulu. Menjadi sia- sia jika yang menindak pelanggar hukum ikut terlibat dalam pelanggaran hukum. Untuk “membersihkan” aparatnya, jajaran Polri tiada henti melakukan operasi sapu bersih kepada anggotanya baik secara terbuka dan tertutup. Tujuannya tentu bukan saja untuk menciptakan aparat profesional, juga berintegritas dan bermoral. Kami mengapresiasi langkah Polda Banten yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada oknum Polsek Pasar Kemis, Polres Kota Tangerang dalam kasus dugaan pungli pembebasan terduga penadah hasil kejahatan. Oknum berpangkat Brigadir ini diamankan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), Kamis (14/2/2019) pukul 22.40 WIB setelah sebelumnya menerima duit Rp40 juta, diduga hasil pungi. Kasus hampir serupa, pemerasan terhadap tersangka narkoba juga pernah terjadi di jajaran Polda Metro Jaya, 3 tahun lalu. Satu oknum terduga pemerasan terkena OTT. Kasus oknum terkena OTT di jajaran Polri memang sangat kecil. Meski begitu tidak lantas lalai terhadap pembinaan internal. Membangun mentalitas anggota menjadi kebutuhan mendasar. Komitmen intergritas wajib dimantapkan sebagai bagian dari revolusi mental yang sudah dicanangkan pemerintah. Tidak dapat dipungkiri, apa pun profesinya godaan duniawi akan terus berdatangan. Tak terkecuali, godaan harta , wanita dan tahta bagi aparat penegak hukum yang setiap saat berhubungan dengan mereka yang berurusan dengan hukum. Sebagaimana lazimnya, beragam upaya akan dilakukan bagi mereka yang terlibat hukum agar dapat lepas dari jeratan hukum. Dari sinilah godaan mulai muncul. Apa pun kondisinya kita berharap sapu yang bersih. Tak ada lagi oknum Polri yang tergoda dan terjebak pungli yang dapat mengotori instititusi. Ibarat sapu, meski hanya satu batang lidi atau selembar sabut, tetap akan mengotori. (*)


News Update