Ini Klarifikasi Walikota Semarang Soal Tidak Boleh Lewat Tol

Senin 04 Feb 2019, 19:04 WIB

SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengatakan , pernyataannya soal jalan tol dia ungkapkan dalam kapasitasnya sebagai tokoh masyarakat dan kader partai . "Pernyataan itu saya lontarkan bukan sebagai Walikota Semarang," tandasnya , Senin (4/2) . . Hendi mengaku saat itu sedang cuti dan surat cutinya bisa dicek Pemprov Jateng . Walikota yang juga Ketua DPC PDIP Semarang akhirnya memberikan respon terkait kontroversi dari pernyataannya tentang jalan tol yang ditulis di berbagai media. Pernyataan tentang jalan tol tersebut ia ucapkan ketika hadir sebagai Ketua DPC PDIP Kota Semarang dalam acara kampanye Jokowi dengan ribuan pengusaha Jawa Tengah di MG Setos Semarang, Sabtu (2/2/2019) lalu. "Memang dalam acara itu ada waktu namanya ice breaking atau gladi bersih, yang kemudian saya harus bicara dan membuat pendukung-pendukung saya ini semangat,” ujarnya . Hendi mengaku ingin menunjukkan kepada pengusaha yang mendukung Paslon 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) itu, bahwa Jokowi yang dalam kurun waktu kurang dari empat tahun kepemimpinannya mampu menyambungkan ruas Jakarta-Surabaya melalui Tol Trans Jawa. Hendi menegaskan tidak ada pernyataannya dalam sambutan resmi terkait larangan pemakaian jalan tol bagi pendukung oposisi atau Paslon 02. “Saya katakan ‘tolong sampaikan kepada saudara-saudara anda jika tidak dukung Jokowi jangan pakai jalan tol’, Itu pesan yang ingin saya sampaikan kepada pendukung saya bahwa pilihan mereka itu tidak keliru,” ujarnya mengklarifikasi. “Karena pada waktu jalan tol selesai dibangun tetep aja ada yang tidak mengapresiasi,” imbuhnya. Meskipun demikian, Hendi mengaku membuat banyak pihak mengakui kalau pembangunan jalan tol yang dilakukan Presiden Jokowi adalah untuk seluruh masyarakat.( Suatmadji/b) .


News Update