JAKARTA - Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (KPRK-MUI) akan menggelar Kongres Muslimah Indonesia ke-2, di Jakarta, pada 17-19 Desember 2018. Salah satu yang akan dibahas dalam kongres itu, di antaranya terus meningkatnya angka perceraian. Kongres itu akan dibuka Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin, dan akan dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani. Selain itu, Menteri Pertahanan Jenderal (Purn.) Ryamizard Ryacudu juga akan memberikan pengarahan dalam kongres tersebut. Ketua KPRK-MUI Azizah dalam keterangannya di Kantor MUI, Jakarta, Jumat (14/12) mengatakan, masalah ketahanan keluarga akan menjadi fokus dari pembicara di kongres nanti. Ia menambahkan pihaknya merasa prihatin tingginya angka perceraian di Indonesia. Data Kementerian Agama RI pada tahun 2010 menyatakan bahwa dari 2 juta orang yang menikah setiap tahun, ada 285.184 perkara yang berakhir dengan perceraian. "Jumlahnya selalu meningkat dimana 70 persen penggugat cerai adalah istri, dengan alasan suami tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," terang Azizah yang dalam keterangannya didampingi para panitia kongres. Sebab itu, kata dia, diharapkan dalam kongres nanti ada rumusan tentang bagaimana mencegah perceraian. Menurut Azizah, kongres nanti juga akan membahas fenomena keroposnya ketahanan keluarga juga terlihat pada remaja. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis bahwa 70 persen kasus LGBT disebabkan karena lingkungan. "Menjamurnya video-video artis luar negeri merupakan model yang mudah diimitasi remaja. Remaja kita beragama Islam, namun gaya hidupnya jauh dari tuntunan Islam. Alih-alih melantunkan hafalan Al-Qur’an, lidah remaja muslim Indonesia lebih fasih menyanyikan lagu hit milik Blackpink," kata Azizah. (johara/win)
KH Ma'ruf Amien akan Buka Kongres Muslimah Indonesia
Jumat 14 Des 2018, 17:44 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Nasional
Menko AHY Ajak Dewan Pakar IKA UNAIR Perkuat Sinergi Akademisi dan Pemerintah untuk Hadirkan Solusi Nyata bagi Rakyat