PRIHATIN. Meski APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) DKI Jakarta 2018 tembus Rp77 triliun, tetapi 300 ribu lebih warganya hidup di bawah garis kemiskinan. Malah saking miskinnya, di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara ditemukan bocah mengalami gizi buruk. Selly Adelia Putri adalah contoh yang mempertegas adanya gizi buruk. Usianya sudah 7 tahun, tetapi bobotnya cuma 15 kilogram. Pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara tidak menampik apa yang dialami Selly masuk kategori kasus gizi sangat kurang. Bocah dari keluarga miskin ini sekarang dirawat di RSUD Koja. Ditemukannya bocah gizi buruk ini, tidak tertutup kemungkinan di Jakarta masih banyak Selly-Selly yang lain. Apalagi warga miskin di ibukota sesuai dengan data BPS lebih dari 300 ribu orang. Berdasarkan catatan, pada Februari 2018, khusus di wilayah Jakarta Utara saja masih ada 30-an bocah mengalami gizi buruk. Penyebab utamanya karena faktor ekonomi yang sulit, sehingga keluarganya tak mampu memberikan asupan makanan bergizi. Angka sebanyak itu baru yang ada di Jakarta Utara. Dinas Kesehatan DKI Jakarta pernah menyodorkan data bahwa kasus bocah mengalami gizi buruk di ibukota paling banyak ada di jantung kota yakni Jakarta Pusat. Berlimpahnya APBD DKI Jakarta yang tidak linier dengan nasib warganya termasuk masih adanya bocah gizi buruk tentu saja mengundang sorotan berbagai pihak. Apalagi melalui unit terkait, dana sekitar Rp1 triliun telah disediakan untuk menjamin kesehatan warganya. Melihat fakta ini, wajar bila publik menilai Pemprov DKI Jakarta ‘absen’ dalam menjaga warganya dari rongrongan gizi buruk. Seharusnya dengan anggaran yang berlimpah, aparat terkait aktif mendeteksi dini adanya potensi penderita gizi buruk. Pemprov DKI Jakarta tentunya dalam hal ini lurah, camat, walikota maupun puskesmas meningkatkan kerja sama dengan RT/RW dan Dewan Kelurahan untuk menggiring warga ke posyandu kesehatan. Langkah ini setidaknya bisa mendeteksi dini adanya gizi buruk. Tak kalah penting, Gubernur Anies Baswedan juga sudah seharusnya segera mengentaskan kemiskinan, sehingga potret buram ini bisa dikikis. Meski mungkin ada faktor lain, kehidupan yang melarat adalah penyebab utama suburnya penderita gizi buruk. Dan gizi buruk adalah bagian potret yang buram. @*
Gizi Buruk Potret Buram
Kamis 18 Okt 2018, 07:27 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
JAKARTA RAYA
Polisi Tangkap Penganiaya Ibu-ibu di Beji Depok, Terkuak Pelaku Ternyata Bukan Driver Taksi Online
HIBURAN
Sinden OVJ 2017 Siapa Saja? Simak Daftar Namanya di Tengah Pernyataan Erin soal Perselingkuhan Andre Taulany