Gizi Buruk Potret Buram

Kamis 18 Okt 2018, 07:27 WIB

PRIHATIN. Meski APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) DKI Jakarta 2018 tembus Rp77 triliun, tetapi 300 ribu lebih warganya  hidup  di bawah garis kemiskinan. Malah saking miskinnya,  di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara ditemukan bocah mengalami gizi buruk. Selly Adelia Putri adalah contoh yang mempertegas adanya gizi buruk. Usianya sudah 7 tahun, tetapi bobotnya cuma 15 kilogram. Pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara tidak menampik apa yang dialami Selly masuk kategori kasus gizi sangat kurang. Bocah dari keluarga miskin ini sekarang dirawat di RSUD Koja. Ditemukannya bocah gizi buruk ini, tidak tertutup kemungkinan di Jakarta masih banyak Selly-Selly  yang lain.  Apalagi warga miskin di ibukota  sesuai dengan data  BPS lebih dari 300 ribu orang. Berdasarkan catatan, pada Februari 2018, khusus di wilayah Jakarta Utara saja masih  ada 30-an bocah mengalami gizi buruk. Penyebab utamanya karena faktor ekonomi yang sulit, sehingga keluarganya tak mampu memberikan asupan makanan bergizi. Angka sebanyak itu baru yang ada di Jakarta Utara.  Dinas Kesehatan DKI Jakarta pernah menyodorkan data bahwa kasus bocah mengalami gizi buruk di ibukota paling banyak ada di jantung kota yakni Jakarta Pusat. Berlimpahnya  APBD DKI Jakarta yang tidak linier dengan nasib warganya termasuk masih adanya  bocah gizi buruk tentu saja mengundang sorotan berbagai pihak.  Apalagi melalui unit terkait, dana sekitar Rp1 triliun telah disediakan  untuk menjamin kesehatan warganya. Melihat fakta ini, wajar bila publik menilai Pemprov DKI Jakarta ‘absen’ dalam menjaga warganya  dari rongrongan gizi buruk. Seharusnya dengan anggaran yang berlimpah, aparat terkait aktif mendeteksi dini adanya potensi penderita gizi buruk. Pemprov DKI Jakarta tentunya dalam hal ini lurah, camat,  walikota maupun puskesmas meningkatkan kerja sama dengan RT/RW dan Dewan Kelurahan  untuk menggiring  warga ke posyandu kesehatan. Langkah ini setidaknya bisa mendeteksi dini adanya gizi buruk. Tak kalah penting, Gubernur Anies Baswedan juga sudah seharusnya  segera mengentaskan kemiskinan, sehingga potret buram ini bisa dikikis. Meski mungkin ada faktor lain, kehidupan yang melarat adalah penyebab utama suburnya penderita gizi buruk. Dan gizi buruk adalah bagian potret yang buram. @*


News Update