Soal Pembuatan Patung Jokowi di NTT, Begini Komentar Sandi Uno

Senin 08 Okt 2018, 17:42 WIB

JAKARTA - Calon wakil presiden Sandiaga Uno turut mengomentari rencana pembuatan patung Presiden Joko Widodo di  Nusa Tenggara Timur (NTT). Sandi mengaku tidak keberatan jika pembuatan patung tidak menyalahi aturan. Selain itu jika keberadaan patung Jokowi mendatangkan keuntungan di sektor pariwsata, Sandi menyatakan akan memberi dukungan. "Menyalahi aturan nggak? Kalau nggak menyalahi aturan saya nggak punya komentar. Tapi pada intinya, untuk meningkatkan pariwisata kan perlu situs situs dan itu perlu dilihat apakan Patung Pak Jokowi itu akan menarik pariwisata. Kalau menarik pariwisata, bagus," ujarnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018). Usulan pembuatan patung Jokowi terlontar dalam  acara Festival Fulan Fehan, Sabtu (6/10/2018) lalu. Kepala Desa Belu, NTT, dalam acara tersebuteyampikan kepada kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya perihal keinginan warganya membangun manekin Jokowi di sebuah bukit di Desa Tulakadi untuk mengembangkan destinasi wisata di sana. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta menambahkan berdasarkan pengalamannya di pemerintahan, usulan seperti itu lazimnya dibawa diskusikan dalam sebuah forum yang diteruskan melalui SKPD terkait. Menurutnya jika tahapan terpenuhi maka usulan pembuatan patung di ruang publik dengan tujuan peningkatan sektor pariwisata dapat dilakukan. "Biasanya survei, biasanya FGD dulu pendapat tokoh tokoh kan kaya nama jalan patung di DKI itu, kan selalu harus ada usulan dari dewan kesenian Jakarta, harus ada usulan dari Dinas Pariwisata dan kebudayaan. Kalau misalnya sudah melewati fase itu dan dirasakan bisa menarik pariwisata masyarakat, why not," pungkasnya. (ikbal/win)


News Update