Salto di Kolam Renang Bawa Bocah Ini Meninggal Dunia

Selasa 01 Mei 2018, 21:09 WIB

BOGOR  - Seorang bocah lelaki bernama Abi 9, tewas akibat terbentur besi lalu tenggelam di kolam renang Permata, yang biasa tempat bermain anak - anak di Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat guna mendapat pertolongan medis. Naas bagi korban, karena nyawanya  tidak tertolong. Korban diketahui berenang bersama temannya. Namun, kepergian korban yang merupakan anak pertama ini jelas meninggalkan luka mendalam bagi kedua orang tuanya Hawi dan Lia warga Kampung Parung Karang Tajur RT 10/03 Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang Sementara itu pihak kepolisian polsek Parungpanjang enggan memberikan informasi secara jelas penyebab pastinya korban tewas. "Infonya sih meninggal dunia di RS bukan di kolam renang,” ujar Kompol Nurahim kapolsek Parungpanjang. Kompol Nurahim mengatakan,  penyebab kejadian, bermula saat korban loncat salto. Diduga  salah gaya, korban membentur tembok dan besi yang di kolam. Pihak petugas sudah mengingatkan dan melarang untuk loncat dan salto gitu, namun tidak dihiraukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.00 WIB,  korbam datang ke klinik diantar keluarga serta pihak kopam denga kondisi sudah tidak bernyawa. "Korban tidak ada luka terbuka tapi kita  resusitasi jantung  setengah jam tidak ada reaksi," kata dr Susi, Kepala Puskesmas Parungpanjang,  Selasa (01/05). Dr Susi juga mengatakan, menurut pengakuan keluarga korban, sebeumnya pasien sudah dibawa ke Klinik Ubun tapi menurut keluarga di klinik tidak ada alatnya jadi di sarankan ke Puskesmas. Aliyufin, Sekcam Kecamatan Parung Panjang yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku turut berduka cita. Namun ia menyesalkan, pengelola kolam renang Permata  tidak memberikan pelayan,  atau tim pemantau. "Seharusnya setiap kolam renang ada tim pemantau agar lebih terpantau agar  keselamatan bagi para pengunjung untuk berenang," ucapnya. Dia juga akan segera ke lapangan untuk mengkaji ulang standar kelayakan kolam renang yang dikomersilkan itu. "Nanti bersama petugas Satpol PP akan menjau lokasi kejadian," katanya. (yopi/win)


News Update