BOGOR - Ilham Satyabudi, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan aplikasi sensor porno. Keberhasilan Ilham ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Harapan dari riset Ilham, mahasiswa S-2 IPB ini dapat mengcounter gambar porno di dunia maya yang berpotensi merusak mental anak muda. Ilham mengatakan, aplikasi tersebut dibuat dari partisipasi mereka di perlombaan Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM). "Di perlombaan PKM itu, kami ditantang. Intinya bagaimana kami bisa menciptakan aplikasi untuk mengatasi permasalahan bangsa," kata Ilham Satyabudi. Ilham, mahasiswa IPB semester 8 saat menemukan aplikasi ini, kini sudah menjadi mahasiswa S-2 di kampus yang sama. Ia menjelaskan alasan terpikir menciptakan aplikasi ini. Baginya, banyaknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak menjadi latar belakang ide aplikasinya ini. "Landasan pemikiran kami adalah pelecehan dan kekerasan seksual. Akhirnya, kami membuat aplikasi ini. Setelah selesai dan sukses saat uji coba, lalu kami memberi nama aplikasi ini integrated porn autocensor. Masyarakat sekarang bisa mengunduh aplikasi tersebut di web kami ayosensor.insecara,"katanya. Ilham mengaku tidak sendiri dalam menciptakan aplikasi ini. Ia bersama dua temannya Yuandri Trisaputra dan Gusti Bima Marlawanto. Kepada Pos Kota, Ilham mengatakan, aplikasi yang mereka ciptakan, sistemnya bukan memblock websitenya. "Kalau ngeblock website kita bisa dipenjara karena sama saja ngehack,"tuturnya. Aplikasi yang mereka hasilkan, bisa dipasang di web browser (google chrome atau mozilla firefox). "Nah kalau sudah dipasang, user masih bisa buka situs porno, tapi gambar dan tulisan pornonya kita block. Aplikasi mereka ini gratis,"kata Ilham mendefinisi hasil ilmunya. Namun ia menegaskan, aplikasi yang mereka hasilkan, kini sudah tidak bisa digunakan. "Aplikasi ini butuh server untuk bisa online terus. Kami kendala keuangan, karena penyewaan server itu sangat mahal. Bisa jutaan rupiah perbulan. Sedangkan kami belum ada pihak yang mensponsori. Jadi terpaksa aplikasinya kami matikan karena kekurangan dana,"ujar Ilham. Sementara anggota tim lainnya Gusti Bima Marlawanto dan Yuandri Trisaputra menjelaskan, sensor yang bisa dilakukan oleh aplikasi tersebut hanya sebatas kata-kata dan gambar porno. Tim tersebut sudah menghimpun sebanyak 199 kata porno. "199 kata porno ini kami ambil dari bahasa gaul, bahasa jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris,"kata Yuandri. Selain itu, akurasi ketepatan sensor gambar baru 82 persen dan tulisan 79 persen. "Kami sekarang butuh sponsor,"ujarnya. (yopi/sir)
Mahasiswa IPB Hasilkan Aplikasi Sensor Film Porno
Selasa 30 Jan 2018, 08:08 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Pemeran Film Kramat Tunggak Terlibat Kasus Produksi Film Dewasa, Polda Metro: Websitenya Pernah Diblokir Kominfo
Selasa 12 Sep 2023, 07:01 WIB
Kriminal
Produksi Film Porno di Jaksel Hasilkan 120 Judul, Pemeran Selebgram hingga Foto Model Dibayar Rp10-15 Juta
Selasa 12 Sep 2023, 18:00 WIB
Kriminal
Salah Alamat, Surat Panggilan ke Pemeran Film Porno di Jaksel Dikembalikan Pihak Ekspedisi
Jumat 15 Sep 2023, 17:06 WIB
Kriminal
Pasangan Tersangka Kasus Produksi Film Porno di Jaksel, Langsungkan Pernikahan di Kantor Polisi
Senin 02 Okt 2023, 17:41 WIB
News Update
JAKARTA RAYA
Berdamai dengan Korban, Kasus Penipuan Oknum Polresta Tangerang Masih Diselidiki
22 Feb 2026, 12:26 WIB
JAKARTA RAYA
Sepeda Motor Digondol Maling Dekat Polsek Jagakarsa, Polisi: Masih dalam Proses Lidik
22 Feb 2026, 12:20 WIB
JAKARTA RAYA
DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
22 Feb 2026, 12:01 WIB
TEKNO
Cari Kamera Tajam Tanpa Beli iPhone 15? Ini 3 Rekomendasi HP Android dengan Harga Miring
22 Feb 2026, 12:00 WIB
JAKARTA RAYA
Harga Cabai Rawit Merah di Kabupaten Tangerang Makin Pedas Capai Rp125 Ribu per Kilogram
22 Feb 2026, 11:55 WIB
JAKARTA RAYA
SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi setelah Jual BBM Pertalite Tercampur Air
22 Feb 2026, 11:47 WIB
TEKNO
Harga Samsung Galaxy S25 Turun Jelang Peluncuran Galaxy S26, Waktunya Beli?
22 Feb 2026, 11:45 WIB
Nasional
Polemik Perjanjian Dagang Amerika-Indonesia, MUI Tegaskan Halal Bukan untuk Dinegosiasikan
22 Feb 2026, 10:50 WIB
HIBURAN
Piche Kota Jadi Tersangka, Artis Jebolan Indonesian Idol Terjerat Kasus Pemerkosaan Siswi SMA
22 Feb 2026, 10:27 WIB
JAKARTA RAYA
Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres Ditolak Warga
22 Feb 2026, 10:14 WIB
JAKARTA RAYA
2 Pria Maling Kotak Amal di Parung Bogor Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
22 Feb 2026, 10:07 WIB
HIBURAN
Arti Urwah Muhammad Syahki Apa? Ini Makna Islami di Balik Nama Anak Kedua Zaskia Sungkar dan Irwansyah
22 Feb 2026, 09:24 WIB
Daerah
Dugaan Kekerasan Anak Berujung Maut di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
22 Feb 2026, 07:36 WIB
TEKNO
Bukan Sekadar Flagship! Hp Xiaomi 17 Ultra by Leica Tawarkan Sensasi Kamera Profesional
22 Feb 2026, 07:15 WIB
RAMADHAN
Ini Penyebab Pusing Saat Puasa Ramadhan dan Tips Ampuh Menghilangkannya
22 Feb 2026, 06:30 WIB