POSKOTA.CO.ID - Istilah KidZania menjadi perbincangan di media sosial setelah YouTuber Ria Ricis menggunakannya dalam unggahan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Keterangan "KidZania 2026" pada salah satu foto yang dibagikannya menuai kritik karena dinilai kurang tepat untuk menggambarkan situasi di lokasi bencana.
Perhatian warganet bukan hanya tertuju pada aktivitas Ricis saat membantu penanganan karhutla, tetapi juga pemilihan istilah yang digunakan. Sebagian pengguna media sosial menilai penyebutan tersebut terkesan menyamakan lokasi kebakaran dengan tempat bermain anak-anak.
Lantas, apa arti KidZania sebenarnya dan bagaimana istilah tersebut bisa dikaitkan dengan kontroversi Ria Ricis?
Apa Arti KidZania yang Disebut Ria Ricis?
KidZania bukan istilah gaul atau sebutan khusus untuk bencana kebakaran. Nama tersebut merujuk pada sebuah tempat rekreasi edukatif yang dirancang menyerupai kota sungguhan dalam ukuran anak-anak.
Mengutip situs resmi KidZania Jakarta, tempat ini merupakan theme park atau kota anak-anak yang menggabungkan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment).
"KidZania Jakarta adalah sebuah theme park atau 'kota'-nya anak-anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment)."
Di dalamnya, anak-anak berusia 2–16 tahun bisa mencoba berbagai profesi melalui permainan peran atau role-play. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman bekerja layaknya orang dewasa dalam lingkungan yang aman dan dirancang khusus.
Beberapa fasilitas dan aktivitas yang tersedia antara lain:
Rumah sakit: Anak-anak dapat mencoba peran sebagai dokter atau tenaga kesehatan.
Pemadam kebakaran: Pengunjung belajar mengenal tugas petugas pemadam melalui simulasi penanganan kebakaran.
Supermarket: Anak-anak bisa merasakan pengalaman bekerja dan bertransaksi.
Penerbangan: Pengunjung dapat mengenal profesi pilot dan aktivitas di dunia penerbangan.
Kepolisian: Anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian.
Di Indonesia, KidZania Jakarta berlokasi di lantai 6 Pacific Place Mall, kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Informasi mengenai fasilitas dan kunjungan dapat dilihat melalui situs resminya di https://jakarta.kidzania.com/in-id/.
Mengapa Ria Ricis Dikaitkan dengan Istilah KidZania?
Kontroversi bermula ketika Ria Ricis membagikan dokumentasi kegiatannya di lokasi karhutla Kalimantan melalui akun Threads @riaricis1795.
Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan aktivitas menyemprot area bekas kebakaran menggunakan selang air, menyalurkan bantuan air bersih, hingga memperlihatkan dukungan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Ricis juga menuliskan pesan mengenai kondisi pascakebakaran.
"Cepat sehat Indonesiaku. Walaupun api sudah padam, tetap harus selalu dibasahi," tulisnya dalam unggahan yang ramai dibicarakan pada Jumat, 6 November 2026.
Namun, perhatian warganet kemudian tertuju pada foto lain yang memperlihatkan Ricis berada di tengah kabut asap dengan keterangan "KidZania 2026".
Penyebutan tersebut diduga berkaitan dengan sindiran kreator konten Niko Junius. Sebelumnya, Niko mengkritik aktivitas pembuatan konten di tengah situasi penanganan bencana.
Dalam komentar yang beredar, Niko menulis, "org lg pada nanggulangi bencana, lu kyk lagi di kidzania."
Perbandingan itu merujuk pada aktivitas bermain peran di KidZania, bukan berarti lokasi karhutla merupakan taman bermain sungguhan.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Harus Bersih-Bersih Cegah Duri dalam Daging
Klarifikasi Ria Ricis soal Unggahan KidZania 2026
Setelah unggahannya menjadi perbincangan, Ria Ricis memberikan tanggapan terhadap komentar warganet yang mempertanyakan penggunaan istilah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penyebutan KidZania bukan berasal dari dirinya, melainkan mengikuti kalimat yang sebelumnya digunakan orang lain.
"Bukan aku yang bilang kak aku cuma ikutin, copas.. coba aku tanya lagi sama yang pertama bilang ya.." tulis Ricis dalam balasan komentar.
Unggahan yang memuat keterangan "KidZania 2026" kemudian dilaporkan telah dihapus, sementara keterangan pada unggahan lainnya turut disunting.
Kontroversi ini menunjukkan bagaimana pemilihan kata dalam unggahan media sosial dapat memengaruhi cara publik memahami sebuah peristiwa. Terlebih ketika konteksnya berkaitan dengan bencana yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Dengan demikian, KidZania sendiri merupakan tempat rekreasi edukatif untuk anak-anak, bukan istilah yang memiliki hubungan langsung dengan karhutla. Polemik yang melibatkan Ria Ricis muncul karena penggunaan nama tersebut dalam konteks kegiatan di lokasi kebakaran hutan dan lahan Kalimantan.
