Lewat pengumuman di akun media sosial resminya, Aviwkila memutuskan tidak akan aktif di medsos untuk sementara waktu. Meski begitu, lagu 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' tetap akan ada di sejumlah platform media sosial.
Keputusan ini tak lepas dari tekanan yang diterima Uki dan Thana usai merilis lagu tersebut. Oleh karenanya, setelah mempertimbangkan semuanya, duo ini memutuskan untuk rehat sejenak.
“Setelah mempertimbangkan semuanya dengan matang, kami, Uki dan Thana, memutuskan untuk undur diri terlebih dahulu dari segala keributan yang sedang berlangsung,” tulis Aviwkila.
Keduanya memikirkan kemungkinan risiko yang akan diterima ke depannya setelah merilis lagu tersebut. Namun, Uki dan Thana mengaku tetap peduli dengan kondisi yang terjadi saat ini.
Baca Juga: Profil Yuriska Patricia, Istri Asnawi Mangkualam: Asal, Orang Tua, Karier, dan Film
“Bukan karena kami tidak lagi peduli. Bukan pula karena kami mengubah apa yang kami yakini. Namun, kami menyadari ada risiko yang perlu kami pertimbangkan lebih jauh,” tambah Aviwkila.
Salah satu hal yang menjadi pertimbangan keduanya untuk mengambil keputusan ini, yaitu karena memikirkan keselamatan dan ketenangan keluarga mereka.
“Kami adalah sebuah keluarga dengan tiga anak yang masih kecil. Ada tanggung jawab yang jauh lebih besar yang harus kami jaga, yaitu keselamatan dan ketenangan keluarga kami,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aviwkila mengungkapkan keputusan ini juga diambil karena sejumlah konten milik mereka telah dilaporkan oleh sejumlah orang hingga dihapus karena dinilai melanggar kebijakan platform.
“Terlebih, beberapa konten yang kami unggah telah mendapatkan laporan, mengalami penghapusan, hingga terkena pelanggaran kebijakan platform. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan aktivitas promosi lagu ini,” ungkapnya.
