Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, MUI Sampaikan Penolakan

Sabtu 31 Okt 2026, 11:39 WIB
Andrea Bocelli dijadwalkan tampil dalam Romanza 30th Anniversary World Tour di Candi Borobudur, Magelang, dan JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Oktober–November 2026. (Sumber: Instagram)
Andrea Bocelli dijadwalkan tampil dalam Romanza 30th Anniversary World Tour di Candi Borobudur, Magelang, dan JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Oktober–November 2026. (Sumber: Instagram)

POSKOTA.CO.ID - Konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, dalam rangka Romanza 30th Anniversary World Tour tetap dijadwalkan berlangsung di Indonesia.

Pertunjukan pertama digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, disusul konser di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.

Keputusan promotor Shoemaker Live untuk melanjutkan kedua pertunjukan tersebut diambil setelah mempertimbangkan masukan dari sejumlah pihak.

Namun, rencana konser ini masih menuai penolakan, terutama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah kelompok masyarakat yang menyoroti dugaan keterkaitan Bocelli dengan kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel.

Baca Juga: Media Australia Soroti Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0 di ACL Two 2026/2027

Mengapa Konser Andrea Bocelli Ditolak MUI?

Penolakan MUI berkaitan dengan penampilan Bocelli dalam acara penggalangan dana yang diselenggarakan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di Los Angeles pada 2010. MUI juga menyoroti konser Bocelli di Tel Aviv pada 2022.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan bahwa rekam jejak tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama penolakan.

“Pertama, Andrea Bocelli itu setelah kami telusuri, tahun 2010 tampil dalam sebuah konser yang dipandu oleh The Friends of IDF,” ujar Sudarnoto dalam keterangan yang disampaikan kepada media pada Oktober 2026.

Sudarnoto mengakui pihaknya tidak mengetahui besaran dana yang terkumpul maupun kontribusi langsung Bocelli dalam kegiatan tersebut. Meski begitu, MUI menilai kehadiran sang penyanyi dalam acara itu perlu menjadi pertimbangan terkait solidaritas Indonesia terhadap Palestina.

MUI juga meminta pemerintah membatalkan konser tersebut. Menurut organisasi itu, penyelenggaraan acara berpotensi melukai perasaan masyarakat yang menaruh perhatian terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Penolakan Meluas, Massa Gelar Aksi di Semarang

Polemik konser Andrea Bocelli turut memunculkan aksi penolakan di Jawa Tengah. Pada 28 Oktober 2026, massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Jawa Tengah Peduli Palestina menggelar demonstrasi di depan Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang.

Peserta aksi membawa bendera Palestina dan poster berisi penolakan terhadap konser. Mereka meminta pemerintah serta aparat terkait mempertimbangkan kembali izin penyelenggaraan acara.

Koordinator lapangan aksi, Wahyu Kurniawan, menyebut dugaan keterlibatan Bocelli dalam penggalangan dana untuk militer Israel sebagai salah satu alasan keberatan masyarakat.

Penolakan juga disertai rencana kegiatan keagamaan di sekitar Borobudur. Ketua Kelompok Kerja Aqsa Biro Jawa Tengah, Reza Subasir, mengatakan sejumlah umat Islam di Magelang berencana menggelar mujahadah atau pengajian akbar apabila konser tetap berlangsung.

“Rencananya, apabila konser Bocelli ini berlanjut, kemarin ada informasi dari teman-teman Magelang katanya akan mengadakan mujahadah di sana, di Borobudur juga,” ujar Reza.

Alasan Promotor Tetap Melanjutkan Konser

Di tengah penolakan tersebut, Shoemaker Live menegaskan bahwa konser tetap berjalan sesuai jadwal. Promotor menyebut keputusan itu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.

Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, mengatakan pihaknya memahami kepedulian masyarakat terhadap konflik dan penderitaan rakyat Palestina.

“Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan,” ujar Prajna dalam keterangan tertulis.

Promotor juga menyampaikan bahwa Bocelli akan mendedikasikan lagu untuk perdamaian dunia. Selain itu, Shoemaker Live merencanakan program donasi 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan wilayah lain yang terdampak perang.

Baca Juga: 4 Cara Ajukan Pinjaman Renovasi Rumah Tanpa Ribet Lewat Aplikasi Digital

Jadwal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berikut jadwal konser Romanza 30th Anniversary World Tour di Indonesia:

Borobudur, Magelang: Sabtu, 31 Oktober 2026.

JIExpo Kemayoran, Jakarta: Selasa, 3 November 2026.

Hingga 31 Oktober 2026, promotor tetap menyatakan kedua konser berlangsung sesuai rencana. Di satu sisi, acara ini diharapkan memberikan dampak bagi sektor pariwisata dan kebudayaan. Di sisi lain, penolakan MUI dan kelompok masyarakat menunjukkan bahwa persoalan solidaritas terhadap Palestina masih menjadi perhatian publik.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada pelaksanaan acara serta respons pihak-pihak terkait terhadap aspirasi masyarakat.


Berita Terkait


News Update