“Karena itu sekalipun harganya melonjak, cabai tetap dibeli karena tadi, sambal menjadi menu wajib sehari-hari. Menjadi sorotan karena kenaikan harga kelompok cabai acap terjadi, jika tidak dikatakan rutin,” urai mas Bro.
“Cukup beralasan jika Kemendagri menurunkan tim ke daerah-daerah guna mengatasi kelangkaan cabai, sekaligus mengendalikan harga agar terjangkau masyarakat,” kata Heri.
“Setuju. Pengendalian harga adalah yang utama. Mewujudkan harga-harga yang terjangkau wajib adanya, menjadi kewajiban pemerintah,” ujar Yudi.
“Harga-harga yang tinggi tak hanya membebani masyarakat, membuat daya beli melemah, juga mendongkrak laju inflasi,” jelas Heri.
“Kembali kepada kenaikan harga cabai, banyak faktor penyebabnya, di antaranya jumlah produksi tidak mencukupi kebutuhan pasar, pasokan tersendat, distribusi tidak lancar,” ujar mas Bro.
“Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah pusat dan daerah. Bahkan, Pemda Garut baru – baru ini menggelar operasi pasar khusus cabai dengan harga murah. Kegiatan bertajuk Aksi Cabai Harga Terjangkau, merespons harga cabai yang saat ini lagi mahal,” kata Heri.
“Semoga ke depan cabai tetap terasa pedas, tetapi harganya semakin manis,” harap mas Bro.
