Obrolan Warteg: Menunggu Masukan Wantimpres

Selasa 06 Okt 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Selasa, 6 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Selasa, 6 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Oleh : Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID – Selain reshuffle kabinet , pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tak kalah menarik perhatian publik.

Tak hanya jumlahnya yang cukup besar mencapai 26 orang, tidak seperti sebelum – sebelumnya yang hanya diisi tim kecil beberapa orang, juga  para tokoh yang duduk di dalamnya.

Anggota Wantimpres terdiri dari tokoh berbagai kalangan dan latar belakang. Tak hanya mantan petinggi negeri ini era pemerintahan terdahulu hingga yang baru, tokoh lintas agama, pengusaha, budayawan, praktisi, akademisi hingga aktivis.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Mencuat Usulan Tata Kelola Lapas Direformasi

Bahkan, terdapat tokoh kritis seperti Rocky Gerung, yang selama ini dinilai cukup keras dalam menyikapi kebijakan pemerintah.

Dinilai banyak pihak, Wantimpres yang dilantik 2 Oktober 2026 lalu, di Istana Negara, Jakarta, merupakan kombinasi lintas kubu, lintas agama, lintas profesi, lintas generasi dan aspirasi.

“Ini membuktikan Presiden Prabowo merangkul semua kalangan sebagaimana sering disampaikan dalam pidato politiknya tentang pentingnya kebersamaan, kerja sama dengan semua tokoh untuk membangun bangsa,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

“Ini namanya politik merangkul, bukan memukul,” tambah Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Asyik Kalau Serba Gratis

“Betul. Kita perlu saling merangkul untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Perlu guyub dan rukun menjaga stabilitas. Bukankah pepatah mengatakan: Rukun agawe santoso, crah agawe bubrah,”  urai mas Bro.


Berita Terkait


News Update