Gereja tersebut juga dikenal dengan nama Nuestra Señora del Perpetuo Socorro atau Gereja Our Lady of Perpetual Help.
Sebagai pastor paroki, Sánchez Molinari menjalankan pelayanan keagamaan bagi umat Katolik di wilayah tersebut.
Salah satu bentuk pelayanan yang dilakukannya adalah memimpin misa atau perayaan Ekaristi yang menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Katolik.
Namanya menjadi perhatian setelah insiden salib kayu jatuh terjadi ketika ia sedang memimpin ibadah.
Meski identitas dan tugas pelayanannya telah diketahui, informasi mengenai kehidupan pribadi Sánchez Molinari masih terbatas.
Belum tersedia keterangan terperinci mengenai usia, tempat kelahiran, riwayat pendidikan, maupun perjalanan tahbisan imamatnya.
Hingga kini, penyebab jatuhnya salib kayu berukuran besar tersebut masih belum diketahui.
Pihak gereja juga belum memberikan penjelasan terbuka mengenai faktor yang menyebabkan salib itu terlepas dari dinding.
Belum tersedia informasi terverifikasi mengenai kondisi pemasangan salib, kekuatan penyangga, kemungkinan kerusakan pada struktur, maupun faktor lain yang dapat menjelaskan terjadinya insiden tersebut.
